Detail Berita

Pendidikan & Teknologi

SMK Go Global Batch 2 Dibuka di Jember, Peserta Dilatih Jadi Pekerja Sawit dan Barista Internasional

Pewarta : Tamara

09 Oktober 2026

15:07

Pembukaan SMK Go Global Batch 2 di Politeknik Negeri Jember (foto : Tamara)


JEMBER, enewsindo.co.id – Peluang bekerja di luar negeri terbuka bagi tenaga kerja muda asal Jember. Melalui program SMK Go Global Batch 2, peserta mendapat pelatihan keterampilan sebagai pekerja perkebunan kelapa sawit (Plantation Worker) dan barista sebelum dipersiapkan memasuki pasar kerja internasional.

Pelatihan tersebut resmi dibuka di Politeknik Negeri Jember (Polije), Jumat (9/10/2026). Program ini berlangsung sekitar tiga bulan dan menjadi bagian dari implementasi Quick Win SMK Go Global yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI).

Pembukaan pelatihan dihadiri Direktur Polije Saiful Anwar, Kepala BP3MI Jawa Timur Kombes Pol. Tyas Puji Rahadi, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember Muhammad Zamroni.

Dua bidang yang dipilih dalam pelatihan ini menyasar kebutuhan tenaga kerja di sektor berbeda. Bidang perkebunan kelapa sawit diarahkan untuk menyiapkan pekerja terampil di sektor perkebunan, sedangkan bidang barista membekali peserta dengan keterampilan untuk memasuki industri kuliner dan perhotelan.

Selama mengikuti pelatihan, peserta tidak hanya mendapat pembekalan teknis sesuai bidangnya. Mereka juga akan menjalani pelatihan bahasa asing, pengenalan budaya kerja internasional, serta persiapan sertifikasi kompetensi dan pemahaman prosedur migrasi aman.

Kepala BP3MI Jawa Timur Kombes Pol. Tyas Puji Rahadi mengatakan, pembukaan Batch 2 di Polije menjadi bagian dari upaya mempercepat pelaksanaan program SMK Go Global di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Jember.

“Pembukaan Batch 2 hari ini adalah bukti bahwa program SMK Go Global terus bergerak maju dengan momentum yang semakin kuat,” ujarnya.

Tyas menjelaskan, Polije dipilih sebagai mitra pelatihan karena dinilai memiliki kapasitas pendidikan vokasi yang baik. Kolaborasi dengan perguruan tinggi dan Dinas Tenaga Kerja Jember diharapkan mampu menghasilkan calon pekerja migran Indonesia yang kompeten dan siap bersaing.

Menurut dia, peserta yang menuntaskan pelatihan dan memenuhi standar kompetensi akan memperoleh sertifikasi sesuai ketentuan program untuk mendukung penempatan kerja di negara tujuan melalui jalur resmi.

Namun, peluang kerja ke luar negeri bukan satu-satunya tujuan program tersebut. Pemerintah juga berharap pengalaman dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat menjadi bekal untuk membangun usaha setelah kembali ke Tanah Air.

“Kami ingin memastikan setiap peserta yang menyelesaikan pelatihan ini tidak hanya mendapatkan pekerjaan di luar negeri, tetapi juga pulang ke Indonesia dengan keterampilan, pengalaman, dan modal yang cukup untuk membangun usaha mandiri, membuka lapangan kerja baru, dan menjadi wirausahawan sukses di daerahnya masing-masing,” kata Tyas.

Penyelenggaraan SMK Go Global Batch 2 di Jember sekaligus memperkuat kolaborasi pemerintah daerah, perguruan tinggi vokasi, dan lembaga pelindungan pekerja migran dalam menyiapkan tenaga kerja berdaya saing global.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki keterampilan yang sesuai kebutuhan pasar kerja, memahami prosedur keberangkatan yang aman, serta mampu memanfaatkan pengalaman kerja internasional untuk meningkatkan kesejahteraan setelah kembali ke daerah asal. (*)

Tags : #Politeknik Negeri Jember #SMK Go Global Batch 2 #Berita Jember #Info Jember #enewsindo Jember

Ikuti Kami :

Komentar