Detail Berita
Lahan Ponpes di Sukorambi Jember Disiapkan untuk Budidaya Lele dan Nila
Pewarta : Tamara
09 Oktober 2026
15:15
Tim Survey Lokasi Budidaya di Ponpes Sabilul
JEMBER, enewsindo.co.id - Lahan milik Pondok Pesantren Sabilul Muhtadin di Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, dijajaki untuk pengembangan budidaya ikan lele dan nila.
Program yang diinisiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan tersebut diharapkan dapat mendorong produktivitas lahan sekaligus membuka peluang usaha bagi lingkungan pesantren.
Sekretaris Kecamatan Sukorambi Josias Anto Budi Nugroho, didampingi Kepala Seksi PMKS Yuni Soehono dan pengasuh ponpes Sabilul Muhtadin Husni Mubarok, 9 Oktober 2026 siang, meninjau lokasi yang digunakan budidaya Lele dan Nila.
Josias mengatakan, peninjauan dilakukan untuk mengidentifikasi potensi lahan yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi budidaya perikanan. Namun, realisasi program masih memerlukan kajian kesesuaian teknis serta koordinasi dengan instansi terkait.
“Peninjauan ini untuk melihat potensi lahan yang dapat mendukung budidaya lele dan nila. Jika memenuhi kebutuhan teknis dan dikelola dengan baik, program ini dapat menjadi peluang pemberdayaan pesantren sekaligus mengembangkan usaha perikanan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Josias.
Menurut dia, hasil peninjauan akan menjadi bahan koordinasi lanjutan agar rencana pemanfaatan lahan dapat diproses sesuai mekanisme program.
Pengasuh Pondok Pesantren Sabilul Muhtadin, Lora Husni Mubarok, menyambut positif penjajakan tersebut. Ia berharap lahan pesantren dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif yang memberikan nilai tambah bagi lembaga pendidikan keagamaan dan masyarakat sekitar.
“Kami sangat setuju jika lahan ini dimanfaatkan untuk program budidaya lele dan nila. Terima kasih kepada Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., yang telah menjadi jembatan komunikasi dengan pemerintah pusat sehingga program yang bermanfaat ini dapat dijajaki untuk pesantren kami,” ungkap Lora Husni.
Program budidaya perikanan di lingkungan pesantren berpotensi menjadi salah satu upaya pengembangan keterampilan dan kegiatan ekonomi berbasis potensi lokal. Meski demikian, kepastian pelaksanaan di Pondok Pesantren Sabilul Muhtadin masih bergantung pada hasil peninjauan dan koordinasi lebih lanjut.
Pemerintah Kecamatan Sukorambi bersama pihak pesantren diharapkan dapat menindaklanjuti penjajakan tersebut agar rencana budidaya lele dan nila memiliki kejelasan pelaksanaan serta manfaat nyata bagi lingkungan pesantren dan masyarakat sekitar.
Upaya ini juga sejalan dengan dorongan Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait untuk mengembangkan potensi lokal melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Akhir 2026, Pemkab Jember Targetkan Seluruh ASN Beralih ke e-Kinerja BKN
9 Oktober 2026
18:08
Pendidikan & Teknologi
Harmoni Tangguh dari Ujung Timur Jawa, MTsN 1 Banyuwangi Unjuk Prestasi di Kejurprov Drum Band PDBI Jatim 2026
9 Oktober 2026
17:25
Hukum & Politik
Pasutri Pembuang Bayi di Kalibaru Banyuwangi Ditangkap, Polisi Telusuri Motif
9 Oktober 2026
16:06
Hukum & Politik
Mobil Cinta Diluncurkan, Pasien di Jember Tak Perlu Bingung Cari Kendaraan untuk Pulang
9 Oktober 2026
15:53
Ekonomi & Bisnis
Lahan Ponpes di Sukorambi Jember Disiapkan untuk Budidaya Lele dan Nila
9 Oktober 2026
15:15