Detail Berita

Hukum & Politik

Pemkab Banyuwangi Gandeng BSI Percepat Pengentasan Kemiskinan

Pewarta : Hakim

08 Oktober 2026

16:07

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Muhammad Arif Gunawan Regional CEO RO XII Surabaya Bali Nusra BSI bersama tunjukkan MoU (foto : Hakim)

BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menggandeng PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) untuk memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui intervensi di sektor pendidikan dan kesehatan.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Regional CEO RO XII Surabaya Bali Nusra BSI Muhammad Arif Gunawan di Banyuwangi, Kamis 8 Oktober 2026.

Melalui kerja sama itu, Pemkab Banyuwangi dan BSI sepakat memperkuat sinergi pembangunan daerah, termasuk mengoptimalkan pemanfaatan produk dan layanan perbankan syariah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Muhammad Arif Gunawan mengatakan BSI siap menjadi mitra strategis Pemkab Banyuwangi dalam mendukung agenda pembangunan, khususnya melalui pemanfaatan dana sosial BSI Maslahat.

"Hari ini kita spesifik berbicara terkait konstelasi ekosistem kesehatan dan pendidikan. Kami akan mengolaborasikan pendayagunaan dana sosial BSI Maslahat agar berdampak tepat sasaran," ujarnya.

Di bidang kesehatan, dukungan BSI diarahkan untuk memperkuat sarana rumah sakit dan puskesmas, penanganan stunting, serta bantuan bagi pasien dari kalangan duafa.

Sementara di bidang pendidikan, BSI menyiapkan program beasiswa bagi pelajar yang akan disinergikan dengan lembaga pendidikan formal maupun informal di Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan BSI dapat memperkuat intervensi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mempercepat penurunan kemiskinan.

Ipuk mengatakan Pemkab Banyuwangi selama ini menjalankan berbagai program di bidang pendidikan dan kesehatan, di antaranya Beasiswa Banyuwangi Cerdas, Beasiswa Progresif, Garda Ampuh untuk mencegah anak putus sekolah, Mall Orang Sehat, layanan jemput bola bagi warga yang membutuhkan perawatan, serta penanganan stunting.

"Melalui kerja gotong royong ini, IPM meningkat menjadi 75,17, lebih tinggi jika dibandingkan wilayah Sekarkijang, kemiskinan kita juga turun menjadi 6,13 persen," katanya.

Ipuk berharap dukungan BSI dapat memperkuat program yang telah berjalan sehingga manfaat pembangunan semakin dirasakan masyarakat, terutama kelompok rentan dan keluarga miskin.

"Semoga dengan dukungan BSI, upaya-upaya yang kita lakukan ini semakin kuat dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat," ujarnya. (*)

Tags : #BSI #PemkabBanyuwangi #MengentasKemiskinan #KemiskinanBanyuwangiturun #BeritaBanyuwangi #InfoBanyuwangi

Ikuti Kami :

Komentar