Detail Berita
Dorong Potensi Desa, Sukorambi Siapkan Budidaya Ikan Tawar
Pewarta : Andre
07 Oktober 2026
10:00
DKP dan Pihak Kecamatan Sukorambi Survey Lokasi Budidaya Ikan Tawar di Dusun Krajan (foto : Andre)
JEMBER, enewsindo.co.id – Potensi perikanan air tawar di Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi, mulai dilirik untuk dikembangkan. Dusun Krajan diproyeksikan menjadi salah satu lokasi pengembangan budidaya ikan tawar tematik.
Langkah awal pengembangan itu ditandai dengan survei yang dilakukan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur, Rabu 7 Oktober 2026. Tim turun langsung melihat kondisi lokasi sekaligus memetakan potensi yang bisa dikembangkan.
Survei tersebut tidak sekadar melihat kondisi lahan. Kesiapan wilayah dan dukungan pemerintah desa juga menjadi bagian penting sebelum program dikembangkan lebih lanjut.
Sejumlah pihak turut mendampingi survei. Di antaranya Kasi PMKS Kecamatan Sukorambi Yuni Soehono, S.Sos., Kepala Desa Sukorambi H. Abdus Soim bersama jajaran, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukorambi.
Yuni menyambut positif rencana tersebut. Menurut dia, budidaya ikan tawar tematik bisa menjadi inovasi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat apabila dikelola secara bersama-sama.
“Ini merupakan inovasi yang harus kita sukseskan bersama. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pemerintah desa, dan masyarakat agar program dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata,” ujar Yuni.
Kolaborasi, kata dia, menjadi kunci. Sebab, program pengembangan budidaya tidak cukup hanya berhenti pada survei dan perencanaan. Perlu ada keterlibatan masyarakat agar potensi yang dimiliki desa benar-benar bisa memberikan dampak.
Pemdes Sukorambi pun menyatakan kesiapan mendukung rencana tersebut. Kepala Desa Sukorambi H. Abdus Soim mengatakan, pihaknya siap berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk menindaklanjuti hasil survei.
“Kami siap mendukung program ini. Pemerintah Desa Sukorambi akan berkoordinasi dengan semua pihak dan menyiapkan dukungan yang diperlukan agar budidaya ikan tawar tematik dapat berjalan serta memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Keterlibatan Pemdes dan BPD sejak tahap awal diharapkan membuat pengembangan program lebih terarah. Terutama dalam menyesuaikan konsep budidaya dengan kondisi wilayah serta kebutuhan masyarakat.
Jika terealisasi, budidaya ikan tawar tematik diharapkan tak sekadar menjadi aktivitas produksi. Program tersebut berpeluang menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat sekaligus membuka ruang pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.
Survei di Dusun Krajan menjadi langkah awal. Masih ada sejumlah tahapan yang harus dilalui sebelum program benar-benar berjalan. Namun, dari pemetaan potensi inilah harapan untuk mengembangkan sektor perikanan di Desa Sukorambi mulai dibangun. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
WNA Kesulitan Urus Izin Tinggal, Imigrasi Banyuwangi Sediakan PC Khusus
7 Oktober 2026
18:59
Hukum & Politik
Wali Kota Kediri Minta UPZ Kelola Zakat Secara Amanah
7 Oktober 2026
18:36
Hukum & Politik
Bupati Banyuwangi Lantik Kades Setail Hasil PAW, Ini Pesannya
7 Oktober 2026
18:18
Hukum & Politik
Krisis Air Bersih, Baznas dan BPBD Bondowoso Drop Air ke 10 Desa
7 Oktober 2026
18:05
Hukum & Politik
Difitnah Terima Bayaran Rp50 Ribu, Wartawan Nias Selatan Tempuh Jalur Hukum
7 Oktober 2026
17:47