Detail Berita

Hukum & Politik

Jalan Diponegoro Jember Diubah Arah Mulai Senin, Ini Rutenya

Pewarta : Tamara

03 Oktober 2026

09:37

Gatot Kepala Dinas DLLAJ Kabupaten Jember memberikan penjelasan di rapat Konsolidasi (foto : Tamara)

JEMBER, enewsindo.co.id - Pemkab Jember akan mengubah sirkulasi arus lalu lintas di Jalan Diponegoro. Uji coba perubahan arus tersebut mulai diterapkan Senin 5 Oktober 2026, pukul 06.00 WIB.

Perubahan arus ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di kawasan Jalan Samahudi dan koridor Pasar Tanjung.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Gatot Triyono mengatakan, Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Jember telah menyepakati perubahan tersebut setelah melakukan monitoring kondisi lalu lintas.

Dalam uji coba ini, kendaraan dari arah utara menuju selatan di Jalan Diponegoro akan diarahkan menuju Jalan Trunojoyo.

"Uji coba perubahan arus lalu lintas tersebut akan mulai dilaksanakan pada Senin, 5 Oktober 2026 pukul 06.00," kata Gatot, Jumat 2 Oktober 2026 malam usai rapat konsolidasi.

Gatot menjelaskan, evaluasi dilakukan karena terjadi perubahan distribusi arus kendaraan setelah penerapan MRLL di kawasan Pasar Tanjung.

Sejumlah ruas jalan mengalami peningkatan kepadatan dan antrean pada periode tertentu. Di antaranya Jalan Ahmad Yani segmen Pemkab Jember-Tugu Koperasi, Jalan Trunojoyo segmen Tugu Koperasi-Simpang Fore, serta Simpang 3 Gatot Subroto.

"Kami melakukan evaluasi untuk mendistribusikan pembebanan lalu lintas serta mengoptimalkan aksesibilitas masyarakat menuju kawasan Pasar Tanjung dan sekitarnya," ujarnya.

Selain hasil pemantauan di lapangan, Dishub juga mempertimbangkan masukan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial dan kanal pengaduan Wadul Gus'e.

Salah satu masukan berkaitan dengan akses perjalanan dari arah Gebang atau Sultan Agung menuju kawasan Talangsari dan Pasar Tanjung. Perubahan akses dinilai berdampak terhadap jarak dan waktu tempuh masyarakat.

Dengan perubahan arus di Jalan Diponegoro, Pemkab Jember berharap beban kendaraan yang sebelumnya terkonsentrasi di koridor Jalan Ahmad Yani-Tugu Koperasi bisa terbagi ke jaringan jalan alternatif.

Namun, Gatot menegaskan perubahan tersebut masih dalam tahap uji coba. Kondisi lalu lintas akan terus dipantau untuk melihat efektivitas rekayasa yang diterapkan.

"Efektivitasnya akan terus dipantau berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan, terutama tingkat kepadatan, antrean, waktu tempuh, serta aksesibilitas masyarakat," jelasnya.

Dishub Jember bersama Satlantas akan memperkuat pengaturan selama masa uji coba. Penyesuaian perlengkapan jalan, pengaturan di titik simpul, hingga pengendalian parkir akan dilakukan.

Perhatian khusus diberikan pada ruas Simpang Semar menuju Simpang Samahudi. Hambatan samping pada koridor yang terdampak perubahan arus juga akan menjadi perhatian.

Simpang Jalan Trunojoyo turut mendapat penanganan khusus karena menjadi salah satu titik yang berpotensi menimbulkan pelanggaran lalu lintas maupun kecelakaan jika tidak diatur dengan baik.

Gatot meminta masyarakat mengikuti rambu dan arahan petugas selama uji coba berlangsung. Hasil pelaksanaan uji coba selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi Forum LLAJ Kabupaten Jember.

"Evaluasi itu untuk menentukan penyempurnaan manajemen dan rekayasa lalu lintas di kawasan Pasar Tanjung." tandasnya. (*)

Tags : #ArusLalulintas #PasarTanjung #DLLAJRJember #BeritaJember #InfoJember #enewsindoJember

Ikuti Kami :

Komentar