Detail Berita
Pesan Persatuan Menggema di Hari Kesaktian Pancasila di Sampang
Pewarta : Ahmad
01 Oktober 2026
18:00
Upacara hari Kesaktian Pancasila di halaman kantor Bupati Sampang (foto : Ahmad)
SAMPANG, enewsindo.co.id - Lapangan halaman Kantor Bupati Sampang menjadi saksi ketika jajaran pemerintah daerah, TNI/Polri, ASN, dan pelajar berkumpul dalam satu barisan, Kamis 1 Oktober 2026.
Mereka mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang dipimpin Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K. sebagai inspektur upacara.
Upacara berlangsung khidmat. Namun, di balik rangkaian seremoni tersebut, terselip pesan penting tentang bagaimana menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Pancasila tidak berhenti sebagai rangkaian kata dalam sebuah upacara, tetapi perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Bupati Sampang Slamet Junaidi, Wakil Bupati Ahmad Mahfud, Sekretaris Daerah, Dandim 0828/Sampang, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta jajaran pejabat dan ASN Pemkab Sampang.
Peserta upacara berasal dari berbagai unsur, termasuk ASN, TNI/Polri, dan pelajar. Mereka berdiri dalam satu barisan, membawa pesan yang sama: menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam upacara tersebut, Lettu Inf Murakip bertindak sebagai pemimpin pasukan. Kapten Inf Andi Junaidi selaku Pasipers Kodim 0828/Sampang memberikan laporan kepada inspektur upacara. Sementara pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila dilakukan H. Rahmad Hidayat R, S.A.P., M.Si. dari DPRD Kabupaten Sampang.
Bagi Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang dapat memecah kerukunan.
Di tengah derasnya arus informasi, masyarakat dituntut lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Terlebih, informasi yang tidak benar atau provokatif dapat memicu persoalan di tengah masyarakat.
“Mari kita jadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila untuk memperkuat persatuan, menghormati perbedaan, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah belah, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar Anang.
Pesan tersebut tidak hanya ditujukan kepada peserta upacara, tetapi juga kepada masyarakat secara luas. Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata tugas aparat, melainkan membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat.
Kerukunan, kata dia, perlu terus dijaga. Berbagai persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat diharapkan dapat diselesaikan secara bijak dan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Hari Kesaktian Pancasila pada akhirnya bukan hanya tentang sebuah upacara. Lebih jauh, momentum tersebut menjadi pengingat untuk kembali melihat bagaimana nilai persatuan, penghormatan terhadap perbedaan, dan semangat kebersamaan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut juga sejalan dengan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila yang dibacakan dalam upacara. Ikrar tersebut menegaskan tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
Dari halaman Kantor Bupati Sampang, pesan itu kembali diteguhkan. Bahwa keberagaman bukan alasan untuk terpecah, melainkan menjadi bagian dari kekuatan dalam menjaga keutuhan bangsa. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Pesan Persatuan Menggema di Hari Kesaktian Pancasila di Sampang
1 Oktober 2026
18:00
Hukum & Politik
Dukung Penataan Pasar Tanjung, Madas Sedarah Sampaikan Aspirasi ke Pemkab Jember
1 Oktober 2026
17:45
Hukum & Politik
Pancasila Pemersatu Bangsa, Pemkab Nias Selatan Teguhkan Komitmen Kebangsaan
1 Oktober 2026
17:00
Hukum & Politik
Keran Tak Lagi Mengalir di Patrang, 20 KK Kesulitan Air Bersih
1 Oktober 2026
16:52
Hukum & Politik
PMI Jember Bagikan Masker Gratis, Cegah Penyebaran Ispa dan Flu Tipe A
1 Oktober 2026
16:36