Detail Berita

Hukum & Politik

Langit Kalteng Berubah Gelap Oranye, Kabut Asap Karhutla Mencekam

Pewarta : Redaksi

27 September 2026

19:18

Fenomena mencekam langit Kalteng gelap gulita di pagi hari (Foto: Tiktok@_aninina_)

KAPUAS, enewsindo.co.id – Warga Desa Pujon, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, dibuat gempar oleh perubahan kondisi atmosfer yang membuat suasana pagi hari berubah menjadi gelap gulita berhias pendar kemerahan pada Minggu (27/9/2026).

Peristiwa ekstrem tersebut merupakan dampak dari pekatnya kepungan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membendung paparan sinar matahari.

Fenomena mencekam pada Minggu 27 September 2026 ini terekam dalam unggahan akun TikTok @_aninina_, yang memperlihatkan pemukiman warga tampak gelap gulita bak tengah malam padahal berdasarkan konfirmasi dari pengunggah, jarum jam baru menunjukkan pukul 08.00 WIB.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) periode 20–29 September 2026 terus digencarkan, namun terkendala ketiadaan potensi awan hujan untuk disemai.

Dukungan helikopter patroli maupun water bombing di lapangan juga terhambat akibat tebalnya asap yang membatasi jarak pandang penerbangan, sehingga pemadaman udara tidak dapat berjalan maksimal.

Kepala BNPB menegaskan bahwa penanganan kebakaran lahan saat ini tidak bisa lagi mengandalkan armada udara semata.

"Saat ini kita tidak bisa mengandalkan helikopter water bombing. Bukan berarti tidak berguna, tetapi tidak bisa keluar," ujar Suharyanto.

Masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan serta wajib menggunakan masker guna mengantisipasi bahaya ISPA akibat tingginya konsentrasi asap di udara.


Tags : ##kalteng ##karhutla ##pujon ##kapuas ##kabutasap

Ikuti Kami :

Komentar