Detail Berita
NTT Kembali Diguncang Gempa M 5,7, BMKG Minta Warga Waspada
Pewarta : Redaksi
20 Agustus 2026
18:23
Kondisi Sekitar Usai Gempa, NTT (Foto : Istimewa)
JAKARTA, enewsindo.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan resmi mengenai pemicu maraknya gelombang guncangan yang terus menggetarkan wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Keterangan ini disampaikan usai guncangan tektonik baru bermagnitudo 5,7 kembali melanda kawasan Pantai Barat Laut Manggarai Timur, NTT pada Kamis (20/8/2026) pukul 09.47 WIB.
Pihak BMKG mengonfirmasi bahwa rentetan aktivitas seismik tersebut merupakan bagian dari proses pelepasan sisa energi kerak bumi pascaguncangan besar.
"Gempa bumi ini merupakan rangkaian susulan dari gempabumi M7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 15 Agustus 2026 pukul 04.58.23 WIB," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto dalam keterangan tertulisnya, dikutip dari News+ di RCTI+, Kamis (20/8/2026).
Meskipun guncangan M 5,7 ini dilaporkan tidak berpotensi tsunami, getarannya sempat dirasakan cukup kuat oleh warga di beberapa kabupaten sekitar hingga memicu kepanikan saat beraktivitas pagi.
Petugas BPBD setempat dan tim SAR gabungan langsung dikerahkan untuk menyisir kawasan pemukiman guna mendata potensi kerusakan fasilitas umum maupun rumah warga.
BMKG mengimbau masyarakat di kawasan terdampak agar tidak terpancing desas-desus atau berita bohong yang beredar luas di media sosial.
Warga diminta tetap tenang namun selalu waspada dengan memeriksa kelayakan serta keutuhan struktur bangunan tempat tinggal sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Tur Wisata Bus SiCinta Kembali Dibuka, Liburan Murah Keliling Jember
3 September 2026
18:19
Hukum & Politik
Rest Area & Cultural Center Resmi Dikelola, Pemkab Pasuruan Terima BMN
3 September 2026
18:18
Hukum & Politik
Total Korban Keracunan 276 Orang, Dinkes Agam Tegaskan Belum Dipastikan Pemicunya
3 September 2026
18:09
Hukum & Politik
Evakuasi Raya dan Rayu dari Kepungan Api di Hutan Sampit
3 September 2026
18:05
Hukum & Politik
Polres Blitar Sulap Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif untuk Ketahanan Pangan
3 September 2026
17:43