Detail Berita
Bupati Fawait Lepas 3.000 Mahasiswa KKN Desa Cinta, Validasi Data Kemiskinan Jadi Misi Utama
Pewarta : Evelyne
19 Juli 2026
22:03
Bupati Jember Muhammad Fawait lepas 3000 Mahasiswa KKN (foto : Evelyne)
JEMBER, enewsindo.co.id – Sebanyak 3.000 mahasiswa dari 17 perguruan tinggi negeri dan swasta resmi diterjunkan mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Desa Cinta.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para rektor, dan perwakilan rektor di Alun-alun Jember, Minggu (19/7/2026)
Program kolaboratif antara Pemerintah Kabupaten Jember dan 17 perguruan tinggi tersebut difokuskan untuk membantu reformasi serta validasi data kemiskinan di tingkat desa. Kehadiran ribuan mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan data yang lebih akurat sehingga penyaluran bantuan sosial menjadi tepat sasaran.
Dalam sambutannya, Bupati Fawait menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pengkritik kebijakan pemerintah, tetapi juga harus terlibat langsung memberikan solusi bagi masyarakat.
"Mahasiswa sudah kritis terhadap kebijakan pemerintah dan memberikan kritik. Hari ini dan mulai besok, kalian mahasiswa yang berkumpul di sini sudah saatnya berkontribusi untuk negara melalui KKN Kolaboratif," ujar Fawait.
Ia menjelaskan, KKN Kolaboratif tahun ini mengusung tema Desa Cinta yang merupakan akronim dari Cerdas, Inovatif, dan Tangguh. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan mengemban tiga tugas utama, yakni melakukan verifikasi masyarakat kategori Desil 2, mendorong pengelolaan sampah mandiri di desa, serta memvalidasi data Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui aplikasi Viola.
Menurut Fawait, pembaruan data menjadi langkah penting untuk meminimalkan kesalahan penyaluran bantuan sosial yang selama ini masih dipengaruhi data yang sudah tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
Fawait juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga nama baik almamater masing-masing selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat. Ia berharap mahasiswa mampu menjadi agen perubahan sekaligus mitra pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan di desa.
Pada kesempatan itu, Fawait turut mengumumkan pembukaan pendaftaran Beasiswa Cinta Bergema yang dimulai pada 20 Juli 2026. "Pemkab Jember menyiapkan sekitar 4.200 kuota beasiswa bagi mahasiswa asal Jember yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia," pungkasnya. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Tur Wisata Bus SiCinta Kembali Dibuka, Liburan Murah Keliling Jember
3 September 2026
18:19
Hukum & Politik
Rest Area & Cultural Center Resmi Dikelola, Pemkab Pasuruan Terima BMN
3 September 2026
18:18
Hukum & Politik
Total Korban Keracunan 276 Orang, Dinkes Agam Tegaskan Belum Dipastikan Pemicunya
3 September 2026
18:09
Hukum & Politik
Evakuasi Raya dan Rayu dari Kepungan Api di Hutan Sampit
3 September 2026
18:05
Hukum & Politik
Polres Blitar Sulap Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif untuk Ketahanan Pangan
3 September 2026
17:43