Detail Berita
Pria di Lumajang Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, BPBD Lakukan Evakuasi
Pewarta : Redaksi
29 Juni 2026
15:05
Tim gabungan saat mengevakuasi korban dari dalam sumur di Desa Blukon, Kecamatan Lumajang. (Foto: Istimewa)
LUMAJANG, enewsindo.co.id - Peristiwa nahas terjadi di Dusun Jowoan, Desa Blukon, Kecamatan Lumajang, pada Senin (29/6/2026) dini hari. Seorang warga bernama Alim (42) ditemukan berada di dalam sumur yang berada di rumahnya setelah warga sekitar mendengar teriakan meminta pertolongan.
Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Kepala Dusun dan dilaporkan ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Lumajang agar segera mendapat penanganan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lumajang bersama Damkar Satpol PP langsung bergerak menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas melakukan asesmen sekaligus menyiapkan peralatan penyelamatan.
Proses evakuasi juga melibatkan personel Polsek Lumajang, Babinsa Blukon, serta perangkat Desa Blukon mengingat kondisi sumur yang memiliki kedalaman sekitar 10 meter dengan akses yang cukup sempit sehingga membutuhkan penanganan secara cermat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian demi menjaga keselamatan personel yang bertugas.
"Kondisi sumur yang memiliki kedalaman sekitar 10 meter dengan diameter kurang lebih 80 sentimeter serta akses yang sempit membuat proses evakuasi harus dilakukan secara hati-hati," ujar Isnugroho.
Setelah sekitar satu jam proses penyelamatan berlangsung, korban berhasil dievakuasi pada pukul 06.00 WIB. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, korban dinyatakan telah meninggal dunia dan seluruh rangkaian evakuasi selesai dalam keadaan aman serta kondusif.
Berdasarkan hasil pendataan petugas, korban diduga mengalami gangguan kejiwaan dan diketahui tinggal bersama ibunya di rumah tersebut.
Meski tidak menimbulkan kerugian material, kejadian ini mengakibatkan satu korban jiwa. Peristiwa tersebut menjadi perhatian bersama akan pentingnya kepedulian keluarga dan lingkungan terhadap kondisi kesehatan mental seseorang agar dapat memperoleh pendampingan sedini mungkin.
Isnugroho turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan anggota keluarga yang mengalami gangguan kesehatan mental.
Menurutnya, koordinasi dengan fasilitas layanan kesehatan maupun pemerintah desa perlu segera dilakukan apabila terdapat warga yang membutuhkan pendampingan, sehingga risiko terjadinya kejadian serupa dapat diminimalkan. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Menjaga Kepastian Hukum 189 Desa, DPRD Banyuwangi Dalami Raperda Penetapan Desa
15 Oktober 2026
19:45
Hukum & Politik
Di Tengah Kemudahan Keuangan Digital, LPS Ingatkan Mahasiswa Tak Terjebak Judi Online
15 Oktober 2026
18:58
Hukum & Politik
Urus Adminduk Tak Lagi Harus ke Kantor Kabupaten, Pemkab Jember Perluas Layanan Kecamatan
15 Oktober 2026
18:19
Ekonomi & Bisnis
Hari Santri Nasional 2026 di Jember, Bazar Pesantren dan UMKM Jadi Ruang Tumbuh Ekonomi Rakyat
15 Oktober 2026
17:20
Hukum & Politik
Hidup Sendiri dan Tak Bisa Berjalan, Bu Tini Bertahan Berkat Kepedulian Tetangga
15 Oktober 2026
16:27