Detail Berita
Aksi Petani Arjasa Bagikan Timun Gratis, Soroti Anjloknya Harga Panen
Pewarta : Redaksi
11 Juni 2026
16:32
Petani Arjasa membagikan timun gratis di depan Pemkab Jember sebagai protes anjloknya harga panen. (Foto: Istimewa)
JEMBER, enewsindo.co.id - Sejumlah petani hortikultura asal Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, menggelar aksi protes dengan cara yang tidak biasa pada Rabu (10/6/2026). Mereka membagikan sekitar 2 kuintal mentimun secara gratis kepada masyarakat di kawasan depan Kantor Pemkab Jember dan Gedung DPRD Jember.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk keprihatinan terhadap merosotnya harga mentimun di tingkat petani yang dinilai sudah tidak sebanding dengan biaya produksi yang harus dikeluarkan.
Kegiatan ini menarik perhatian warga yang melintas di pusat kota Jember. Mentimun hasil panen yang dibawa petani langsung dibagikan kepada masyarakat sebagai simbol kekecewaan atas kondisi pasar yang dinilai tidak berpihak kepada petani.
Setelah pembagian di depan kantor pemerintahan selesai, perwakilan petani kemudian melanjutkan aksi ke Gedung DPRD Jember untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada para anggota dewan.
Koordinator aksi sekaligus petani asal Arjasa, Jumantoro, menjelaskan bahwa harga mentimun saat ini mengalami penurunan yang sangat tajam. Menurutnya, nilai jual yang hanya berkisar Rp1.000 per kilogram membuat petani kesulitan menutup biaya operasional pertanian.
"Kami aksi karena harga timun sekarang anjlok. Kami tidak minta harga 1 dolar, tapi harga timun cukup 1/4 dolar saja." tegasnya.
Jumantoro menambahkan bahwa tingginya biaya produksi menjadi persoalan utama yang dihadapi petani hortikultura. Harga pupuk nonsubsidi dan kebutuhan pertanian lainnya, seperti mulsa, terus mengalami kenaikan.
Kondisi tersebut semakin berat karena petani sayuran belum memperoleh akses pupuk subsidi sebagaimana yang diterima oleh sektor pertanian tertentu lainnya.
Lebih lanjut, ia menilai dampak kenaikan harga bahan pertanian tidak bisa dilepaskan dari pengaruh ekonomi global. Meski petani tidak berhubungan langsung dengan nilai tukar mata uang asing, kenaikan harga barang impor yang digunakan dalam sektor pertanian turut memengaruhi biaya produksi di lapangan.
Akibatnya, keuntungan petani semakin tergerus ketika harga hasil panen justru mengalami penurunan.
Melalui aksi pembagian mentimun gratis tersebut, para petani berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi petani hortikultura.
Mereka mendorong adanya kebijakan yang mampu menjaga stabilitas harga hasil panen serta membuka akses pupuk subsidi bagi petani sayuran agar usaha pertanian tetap berkelanjutan. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Pendidikan & Teknologi
KORMI Jember Matangkan Persiapan Forprov III Jatim, Venue hingga Akomodasi Atlet Jadi Perhatian
24 Oktober 2026
17:43
Ekonomi & Bisnis
Pasar Ikan Koi Lesu, Peternak Sukowono Berharap Kontes Kembali Digelar
24 Oktober 2026
15:52
Hukum & Politik
Sidak Dapur SPPG Jubung, Sejumlah Instansi Evaluasi Mutu Layanan Pemenuhan Gizi
24 Oktober 2026
15:14
Hukum & Politik
Kekeringan di Jember Meluas, 3.340 KK Terdampak di 12 Kecamatan
24 Oktober 2026
14:42
Pendidikan & Teknologi
Pelajar SMAN 3 Jember Galang Donasi untuk Korban Kekeringan dan Karhutla
24 Oktober 2026
14:35