Detail Berita

Ekonomi & Bisnis

Menteri UMKM Ajak Generasi Muda Menjadi Pencipta Lapangan Kerja

Pewarta : Tamara

10 Juni 2026

11:14

peringatan Hari Kewirausahaan Nasional 2026 di Jakarta (Foto : Tamara)

JAKARTA, enewsindo.co.id  - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak generasi muda untuk menjadi pencipta lapangan kerja guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan memanfaatkan bonus demografi yang dimiliki Indonesia.

"Di tengah bonus demografi yang dimiliki Indonesia, generasi muda tidak boleh hanya dipersiapkan menjadi pencari kerja, tetapi harus didorong menjadi pencipta lapangan kerja. Inilah transformasi yang ingin kita wujudkan, dari job seeker menjadi job creator," kata Maman saat peringatan Hari Kewirausahaan Nasional 2026 di Jakarta, Rabu, (9/6/2026).

Dalam kegiatan Bursa Wirausaha Unggulan 2026 yang mengusung tema "Wirausaha Kuat, UMKM Hebat, Ekonomi Indonesia Berdaulat" tersebut, Maman mengatakan kewirausahaan menjadi salah satu strategi utama dalam membangun ekonomi bangsa.

Menurut dia, penguatan sektor kewirausahaan dan UMKM sejalan dengan visi pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden serta target peningkatan rasio kewirausahaan nasional menjadi 3,60 persen pada 2029 dan mencapai 8 persen pada 2045 sebagai fondasi Indonesia Emas.

Maman mengungkapkan rasio kewirausahaan nasional pada 2025 telah mencapai 3,29 persen atau melampaui target sebesar 3,10 persen. Meski demikian, pemerintah masih perlu mendorong kolaborasi yang lebih terarah dan terintegrasi untuk menciptakan wirausaha unggulan secara merata di berbagai daerah.

Ia menilai lahirnya wirausaha yang kuat dan UMKM yang berdaya saing akan menjadi fondasi bagi terciptanya ekonomi Indonesia yang mandiri, produktif, dan berdaulat.

Selain itu, Maman menyoroti tantangan ketenagakerjaan nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,68 persen.

Pada periode yang sama, jumlah penduduk yang bekerja mencapai 147,67 juta orang atau meningkat sekitar 1,90 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, penciptaan lapangan kerja yang berkualitas masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan UMKM dan kewirausahaan, pemerintah menyiapkan sejumlah program strategis, antara lain penguatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan target penyaluran Rp295 triliun pada 2026.

Dari jumlah tersebut, sebesar Rp10 triliun dialokasikan untuk pelaku ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual.

Pemerintah juga mendorong pembentukan Holding UMKM, pengembangan platform SAPA UMKM sebagai basis data dan layanan terpadu, serta penguatan Bursa Wirausaha Unggulan sebagai ekosistem yang mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai mitra strategis.

Selain itu, keterlibatan UMKM dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperluas melalui dukungan akses bahan baku, pendampingan, dan pembiayaan.

Pemerintah juga mempercepat transformasi dan formalisasi usaha melalui penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, dan SNI Bina UMK guna meningkatkan daya saing pelaku usaha.

Pada kesempatan tersebut, Maman berpesan kepada generasi muda dan calon wirausaha agar memiliki keberanian untuk memulai usaha serta konsisten dalam menjalankannya.

"Banyak orang memiliki ide luar biasa dan perencanaan yang matang, tetapi kehilangan keberanian saat harus mengeksekusinya. Karena itu, beranilah memulai dan beranilah melangkah," ujarnya.

Maman berharap Bursa Wirausaha Unggulan 2026 dapat menjadi gerakan bersama dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional serta mendorong lahirnya wirausaha yang tangguh, inovatif, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. (*)

Tags : #HariKewirausahaanNasional2026 #UMKMHebat #WirausahaKuat #MenteriUMKM #IndonesiaEmas2045 #BursaWirausahaUnggulan #EkonomiBerdaulat #JobCreator #UMKMNaikKelas #KewirausahaanIndonesia #enewsindo

Ikuti Kami :

Komentar