Detail Berita
Razia Dadakan Usai Apel Pagi, Lapas Banyuwangi Sisir Dua Blok Hunian, HP dan Narkoba Nihil
Pewarta : Evelyne
02 Juni 2026
13:26
Lapas Kelas IIA Banyuwangi periksa tahanan (foto : Evelyne)
BANYUWANGI, enewsindo.co.id – Suasana di Lapas Kelas IIA Banyuwangi mendadak berbeda pada Selasa pagi (2/6/2026). Sesaat setelah apel pagi berakhir, petugas langsung bergerak melakukan penggeledahan kamar hunian warga binaan.
Razia dilakukan secara mendadak dengan menerapkan strategi waktu acak (random timing). Tujuannya, agar informasi penggeledahan tidak bocor dan tidak dapat diprediksi oleh warga binaan.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Lapas Banyuwangi Angga Nurdiansyah memimpin langsung jalannya operasi. Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di dalam lapas.
"Kami tidak ingin terjebak dalam rutinitas. Karena itu penggeledahan sengaja dilakukan usai apel pagi secara mendadak. Ini bagian dari strategi deteksi dini agar komitmen kami dalam menjaga kamtib tetap optimal," tegas Angga.
Dalam pelaksanaannya, petugas dibagi menjadi dua tim. Masing-masing tim menyisir Blok Griya Blambangan dan Blok Griya Ulupampang secara bersamaan.
Pemeriksaan berlangsung ketat. Petugas tidak hanya memeriksa badan warga binaan, tetapi juga menyisir seluruh sudut kamar hunian, mulai dari area tidur, lemari penyimpanan hingga bagian-bagian yang berpotensi digunakan untuk menyembunyikan barang terlarang.
Meski demikian, penggeledahan tetap dilakukan secara humanis dan sesuai prosedur yang berlaku. Hasilnya, selama sekitar 60 menit razia berlangsung, petugas tidak menemukan barang-barang yang menjadi target utama operasi. Baik telepon genggam maupun narkoba dipastikan nihil.
"Alhamdulillah, target utama operasi seperti narkoba dan handphone nihil. Kami tidak menemukan barang-barang tersebut di dalam kamar hunian yang diperiksa," ungkapnya.
Meski tidak menemukan HP maupun narkoba, petugas tetap mengamankan sejumlah barang yang dinilai berpotensi disalahgunakan dan dapat memicu gangguan keamanan di dalam lapas. Seluruh barang temuan langsung didata untuk selanjutnya dimusnahkan sesuai ketentuan.
Angga menegaskan, razia insidentil maupun rutin akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen Lapas Banyuwangi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bebas dari peredaran narkoba dan penggunaan alat komunikasi ilegal. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Dewan Pers: Kerja Sama Pemerintah dan Media Harus Berbasis Kinerja dan Akuntabilitas
17 Juli 2026
13:27
Hukum & Politik
Ratusan Warga Luaha Gundre Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis Sambut Kunjungan Gubernur Sumut
17 Juli 2026
11:26
Hukum & Politik
Polres Nias Selatan Perketat Pengamanan Penyaluran BBM di Seluruh SPBU
16 Juli 2026
10:04
Hukum & Politik
Kajari Sampang Terima Kunjungan Kapolres, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
16 Juli 2026
09:45
Hukum & Politik
Pastikan Dana TKD Tepat Sasaran, Bupati Nias Selatan Hadiri Rakor di Sumatera Utara
15 Juli 2026
10:49