Detail Berita

Hukum & Politik

Demi Tutupi Masalah Ekonomi, Pemuda di Jember Nekat Akui Jadi Korban Begal Palsu

Pewarta : Redaksi

29 Mei 2026

12:39

MF diamankan polisi usai mengakui laporan pembegalan yang viral di Jember merupakan rekayasa (Foto: Istimewa)

JEMBER, enewsindo.co.id - Kabar dugaan aksi begal yang sempat viral di wilayah Kabupaten Jember akhirnya terungkap sebagai laporan palsu. Seorang pemuda berinisial MF (21), warga Kecamatan Jenggawah, diketahui sengaja merekayasa cerita pembegalan yang diklaim terjadi di wilayah Dusun Pondok Labu, Desa Klompangan, Kecamatan Ajung.

Kasus tersebut sempat menghebohkan masyarakat setelah MF mengunggah video kondisi dirinya ke media sosial hingga memicu kekhawatiran warga. Menindaklanjuti informasi yang beredar, Satreskrim Polres Jember langsung melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pelapor.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember, Andry Yunni Prasetiyo, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan dari keterangan MF saat dimintai klarifikasi. “Awalnya kami melakukan pendalaman untuk mencari petunjuk dan mengejar pelaku. Namun setelah diperiksa lebih lanjut, keterangannya tidak sinkron dan banyak hal yang tidak masuk akal,” ujarnya, Kamis (28/5).

Polisi kemudian melakukan pendalaman hingga akhirnya MF mengakui bahwa peristiwa pembegalan tersebut hanyalah karangan yang dibuat sendiri. Bahkan, sejumlah kerusakan pada helm dan pakaian disebut sengaja dibuat agar cerita yang disampaikan terlihat meyakinkan.

“Yang bersangkutan mengaku membuat laporan palsu karena tekanan ekonomi keluarga dan kondisi dirinya yang sedang tidak memiliki pekerjaan,” kata Andry.

Akibat perbuatannya, MF kini harus menjalani pemeriksaan lanjutan atas dugaan memberikan laporan palsu kepada pihak kepolisian, dikutip dari kabarbaik.co.


Tags : #begal #palsu #demiekonomi #jember #enewsindo

Ikuti Kami :

Komentar