Detail Berita
Band Legend se-Madura Reuni di Sampang, Obati Rindu Ekosistem Musik Lokal
Pewarta : Ahmad
17 Mei 2026
20:48
Penampilan salah satu Band legendaris di Sampang (foto : Ahmad)
SAMPANG, enewsindo.co.id - Semangat kebangkitan musik lokal kembali terasa di Kabupaten Sampang. Komunitas Band Sampang (KBS) menggelar “Reuni Musisi Lintas Generasi se-Madura - Parade Band Legend Madura” pada Sabtu (16/5/2026) malam.
Sebanyak 15 band legendaris asal Bangkalan, Sampang, Pamekasan hingga Sumenep tampil bergantian menghibur ratusan penonton yang memadati lokasi acara. Penampilan para musisi lintas generasi itu sukses menghadirkan nuansa nostalgia sekaligus menghidupkan kembali ekosistem musik lokal yang belakangan mulai redup.
Salah satu penampilan yang paling ditunggu datang dari grup rock legendaris asal Sumenep, Saltis. Band yang sempat mencatat sejarah dalam blantika musik cadas Indonesia era 1990-an itu tampil memukau lewat lagu andalannya, “Sadar”, yang dibawakan vokalis Encung Hariyadi.
Pembina KBS, Rudi Setiadi, mengapresiasi antusiasme para musisi yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurut dia, reuni lintas generasi itu bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang kreatif bagi anak-anak muda untuk mengembangkan bakat dan kreativitas di bidang seni musik.
“Acara ini bukan sekadar hiburan. Ini menjadi wadah penyaluran aspirasi seni dan ruang positif bagi generasi muda untuk meningkatkan kemampuan mereka,” ujarnya.
Rudi menilai, kegiatan tersebut juga menjadi obat kerinduan bagi para pecinta musik di Sampang yang selama ini merasa kehilangan ruang berekspresi.
“Ada kerinduan terhadap ekosistem musik di Sampang yang sudah lama hilang. Acara kemarin menjadi obat rindu bagi teman-teman musisi,” katanya.
Dia berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait kembali menghadirkan ruang kreatif dan kegiatan seni secara rutin untuk mendukung perkembangan komunitas musik lokal.
Sementara itu, Manajer KOPI The Legend asal Sumenep, Muhammad Ilyas, mengatakan kegiatan lintas generasi penting untuk mempertemukan musisi senior dengan generasi muda di era digital saat ini.
Menurut dia, generasi musisi terdahulu dikenal kuat dalam idealisme dan karakter genre musik, sedangkan generasi sekarang unggul dalam inovasi dan pemanfaatan digitalisasi.
“Dua kekuatan ini perlu dipertemukan. Kegiatan seperti ini juga menjadi sarana silaturahmi para musisi se-Madura,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan kolaborasi seluruh musisi membawakan lagu “Rumah Kita” milik grup band God Bless. Penampilan itu disambut meriah penonton yang ikut bernyanyi bersama hingga akhir acara.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Adilina Ndruru DPRD Nias Selatan, Tegaskan Aspirasi Warga Dapil V Akan Diperjuangkan di Paripurna
18 Mei 2026
11:26
Hukum & Politik
Pria Hilisimaetano Nias Selatan Ditangkap Saat Hendak Transaksi Sabu
17 Mei 2026
22:02
Hukum & Politik
Terjatuh dari Kapal, Warga Pulau Mandangin Hilang, Tim SAR Lakukan Pencarian
17 Mei 2026
21:23
Ekonomi & Bisnis
Band Legend se-Madura Reuni di Sampang, Obati Rindu Ekosistem Musik Lokal
17 Mei 2026
20:48
Hiburan
Viral di Karnaval SCTV Jember, Lurah Patrang Hariyono Tampil Nyentrik dengan Tulisan “I Love You SCTV”
17 Mei 2026
19:17