Detail Berita

Hukum & Politik

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga di Mayang Milik Bapak Almair Terbakar

Pewarta : Redaksi

15 Mei 2026

14:07

Petugas Damkar Jember memadamkan kebakaran rumah warga di Mayang, Kamis 14 Mei 2026. (Foto: Istimewa)

JEMBER, enewsindo.co.id – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Jember. Sebuah rumah milik warga di Dusun Rowo, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, mengalami kebakaran pada Kamis malam (14/5/2026). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut setelah tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jember bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi.

Kebakaran rumah milik Almair itu pertama kali dilaporkan warga bernama Kiki kepada petugas Damkar Jember sekitar pukul 19.30 WIB. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa api mulai membakar sebagian bangunan rumah warga dan dikhawatirkan merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Menindaklanjuti laporan itu, UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jember langsung mengerahkan satu unit armada dari Mako B lengkap dengan lima personel menuju lokasi kejadian. Tim diberangkatkan sekitar pukul 19.33 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 19.49 WIB.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemetaan area kebakaran untuk mengetahui titik api utama sekaligus memastikan kondisi lingkungan sekitar aman sebelum proses pemadaman dilakukan. Api diketahui membakar sebagian bangunan rumah warga dan menimbulkan kepulan asap cukup tebal.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jember, Ahmad Sidiq S.Sos., M.Si., mengatakan respon cepat petugas menjadi salah satu faktor penting sehingga api tidak sempat membesar dan merembet ke rumah warga lainnya.

“Begitu menerima laporan, personel langsung kami kerahkan menuju lokasi. Alhamdulillah proses pemadaman berjalan lancar dan api berhasil dikendalikan dengan cepat sehingga tidak sampai meluas ke bangunan lain,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.11 WIB. Setelah proses pemadaman selesai, petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Berdasarkan hasil assessment sementara di lapangan, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Namun pemilik rumah mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai kurang lebih Rp5 juta.

Petugas menduga kebakaran dipicu oleh konsleting atau arus pendek listrik di dalam rumah. Dugaan tersebut masih berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian.

Ahmad Sidiq juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang berasal dari instalasi listrik rumah tangga. Menurutnya, banyak kasus kebakaran terjadi akibat kabel atau sambungan listrik yang sudah tidak layak digunakan.

“Banyak kejadian kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik. Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, tidak menggunakan kabel yang sudah rusak, dan memastikan penggunaan listrik sesuai standar keamanan agar kejadian serupa dapat dicegah,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kesigapan personel Damkar Kabupaten Jember yang dinilai cepat dalam merespons laporan masyarakat. Berkat penanganan cepat tersebut, situasi di lokasi dapat segera dikendalikan tanpa kendala berarti.

Pemerintah Kabupaten Jember melalui UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan terus mengingatkan masyarakat agar segera melapor apabila terjadi keadaan darurat kebakaran. Langkah cepat pelaporan dinilai sangat penting untuk meminimalisir risiko kerusakan maupun korban jiwa akibat kebakaran. (*)

Tags : #kebakaran #beritajember #enewsindo

Ikuti Kami :

Komentar