Detail Berita
Bunga Desaku Mini Perkuat Pelayanan Publik di Kecamatan Semboro
Pewarta : Redaksi
11 Mei 2026
10:56
Warga antusias mengikuti Program Bunga Desaku Mini yang digelar di Balai Desa Semboro dan Pondokdalem pada 10 Mei 2026 (foto: istimewa)
JEMBER enewsindo.co.id - Pemerintah Kecamatan Semboro kembali memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan Program Bunga Desaku Mini yang digelar di dua desa, yakni Desa Semboro dan Desa Pondokdalem, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian pelaksanaan Bunga Desaku Mini di wilayah Kecamatan Semboro yang selama ini difokuskan sebagai ruang dialog antara pemerintah dan warga.
Kegiatan pertama berlangsung di Balai Desa Semboro mulai pukul 08.00 WIB. Sejak pagi, warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti dialog terbuka bersama pemerintah daerah dan jajaran Muspika. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan di Balai Desa Pondokdalem sekitar pukul 11.00 WIB dengan antusiasme masyarakat yang tidak kalah tinggi.
Program tersebut dihadiri anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Gerindra, Hermin, Camat Semboro Ahmad Fauzi, kepala desa setempat, unsur Muspika Kecamatan Semboro, Satpol PP, tenaga kesehatan dari RSD Balung, hingga sejumlah tokoh masyarakat dan perangkat desa.
Dalam sambutannya, Hermin menyampaikan bahwa Program Bunga Desaku Mini merupakan bentuk nyata pendekatan pemerintah kepada masyarakat. Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya menjalankan program dari balik kantor, melainkan harus hadir langsung di tengah masyarakat untuk mendengar persoalan yang dihadapi warga.
“Program seperti ini sangat penting karena masyarakat bisa menyampaikan keluhan dan kebutuhan secara langsung kepada pemerintah. Dengan hadirnya seluruh unsur pelayanan di desa, berbagai persoalan masyarakat dapat segera dicari jalan keluarnya,” ujar Hermin di hadapan warga.
Ia menjelaskan, konsep Bunga Desaku Mini merupakan pengembangan dari Program Bunga Desaku yang diinisiasi Bupati Jember Muhammad Fawait. Jika sebelumnya kegiatan dilakukan dalam skala besar, maka melalui konsep mini, dialog diharapkan menjadi lebih fokus dan efektif.
“Melalui kegiatan yang lebih sederhana seperti ini, komunikasi antara masyarakat dan pemerintah bisa lebih dekat. Aspirasi warga juga lebih mudah ditindaklanjuti karena forum diskusinya lebih terbuka,” tambahnya.
Selain berdialog dengan masyarakat, Hermin juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Jember yang saat ini tengah dijalankan. Salah satu program yang paling banyak mendapat perhatian warga ialah Universal Health Coverage (UHC) yang memberikan jaminan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Menurut Hermin, program UHC menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memberikan akses pelayanan kesehatan yang merata bagi seluruh warga.
“Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah dan cepat. Program UHC ini diharapkan benar-benar bisa membantu warga, terutama masyarakat kecil yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” katanya.
Selain sektor kesehatan, ia juga menjelaskan program Beasiswa Cinta Bergema yang diperuntukkan bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi maupun masyarakat kurang mampu.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Pemerintah ingin memastikan anak-anak Jember memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya,” ungkap Hermin.
Sementara itu, Camat Semboro Ahmad Fauzi menegaskan bahwa kegiatan Bunga Desaku Mini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan forum pelayanan publik yang harus memberikan solusi nyata kepada masyarakat.
Menurutnya, Pemerintah Kecamatan Semboro berkomitmen membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi warga, khususnya terkait pelayanan administrasi kependudukan, bantuan sosial, kesehatan, dan persoalan lainnya.
“Kami ingin masyarakat merasa dekat dengan pemerintah. Jika ada kendala administrasi atau persoalan pelayanan publik, silakan datang langsung ke kantor kecamatan maupun desa. Kami siap membantu dan memberikan pendampingan,” ujar Ahmad Fauzi.
Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi. Salah satunya terkait kendala administrasi kependudukan berupa perbedaan penulisan nama pada dokumen resmi yang digunakan untuk bekerja di luar negeri.
Seorang warga mengaku mengalami kesulitan saat mengurus dokumen perpindahan negara tujuan kerja karena data identitas di sejumlah dokumen tidak sama.
Menanggapi hal tersebut, Ahmad Fauzi langsung meminta warga tersebut untuk membawa seluruh dokumen yang dimiliki agar dapat dilakukan pengecekan dan pendampingan lebih lanjut.
“Kalau memang ada kesalahan administrasi yang bisa diperbaiki di tingkat kecamatan, tentu akan kami bantu. Yang penting masyarakat jangan takut untuk berkonsultasi dan menyampaikan kendala yang dialami,” tegasnya.
Tidak hanya persoalan administrasi, warga juga menyampaikan harapan terkait peningkatan pelayanan kesehatan, perbaikan infrastruktur lingkungan, hingga kemudahan akses bantuan sosial. Seluruh masukan tersebut dicatat oleh pihak kecamatan dan perangkat desa untuk ditindaklanjuti.
Kepala Desa Semboro dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program Bunga Desaku Mini di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan dampak positif karena masyarakat bisa bertemu langsung dengan pemerintah tanpa harus datang ke kantor pelayanan.
“Warga merasa senang karena bisa menyampaikan aspirasi secara langsung. Forum seperti ini sangat membantu masyarakat desa untuk mendapatkan informasi maupun solusi atas persoalan yang dihadapi,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan Kepala Desa Pondokdalem yang menilai kegiatan tersebut mampu mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Komunikasi yang baik antara pemerintah dan warga menjadi kunci pembangunan desa. Ketika masyarakat diberi ruang untuk menyampaikan pendapat, maka pembangunan akan berjalan lebih baik,” katanya.
Selain dialog bersama masyarakat, kegiatan juga diisi dengan pelayanan konsultasi administrasi dan kesehatan. Petugas dari RSD Balung turut memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat serta melayani konsultasi terkait layanan kesehatan yang bisa diakses warga.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Warga terlihat aktif menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka alami, sementara pemerintah daerah berusaha memberikan penjelasan dan solusi secara langsung.
Ahmad Fauzi berharap pola komunikasi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Karena itu kami ingin membangun komunikasi yang terbuka agar setiap persoalan bisa diselesaikan bersama-sama,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan evaluasi pemerintah kecamatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah Semboro.
“Masukan dari masyarakat sangat penting bagi kami. Dari dialog seperti ini kami bisa mengetahui kebutuhan warga secara langsung sehingga pelayanan yang diberikan bisa lebih tepat sasaran,” tambahnya.
Berakhirnya rangkaian Program Bunga Desaku Mini di Kecamatan Semboro diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan masyarakat. Dengan pola dialog langsung yang lebih terbuka, setiap aspirasi warga diharapkan dapat ditindaklanjuti lebih cepat dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Kecamatan Semboro juga memastikan akan terus meningkatkan pelayanan publik yang mudah diakses masyarakat, sekaligus memperkuat program-program pemberdayaan yang menyentuh kebutuhan warga di tingkat desa.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
HDCI Touring ke Kediri, Mbak Wali Ajak Rider Nikmati Wisata dan Kuliner Kota Tahu
11 Mei 2026
18:37
Hukum & Politik
Polres Nias Selatan dan PLN Perkuat Sinergi Pengamanan Kelistrikan
11 Mei 2026
18:30
Hukum & Politik
Suasana Damai Iringi Kedatangan Biksu Tudong di Banyuwangi
11 Mei 2026
16:03
Hukum & Politik
Jalan Mangli-Ambulu Kembali Rusak Usai Ditambal
11 Mei 2026
15:58
Hukum & Politik
Bobby Nasution Sambut Kepala Baru LPS I, Jimmy Ardianto Siap Perkuat Kepercayaan Perbankan di Sumut
11 Mei 2026
15:40