Detail Berita
KA Sangkuriang Mengaspal di Rel Timur-Barat, Banyuwangi-Bandung Kini Tanpa Transit
Pewarta : Evelyne
02 Mei 2026
18:14
Petugas berjalan di samping rangkaian KA Sangkuriang relasi Bandung–Ketapang saat peluncuran perdana di Stasiun Ketapang, Banyuwangi (Foto : Evelyne)
BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Sabtu pagi (2/5/2026) menjadi momen penting bagi konektivitas ujung timur Pulau Jawa. PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memberangkatkan perdana KA Sangkuriang relasi Ketapang–Bandung, membuka jalur langsung tanpa transit yang selama ini dinanti masyarakat.
Peresmian berlangsung di Stasiun Ketapang, dipimpin langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, didampingi Vice President Daop 9 Jember Hengky Prasetyo dan jajaran Forkopimda. Prosesi diawali tradisi pecah kendi, simbol keselamatan perjalanan yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian Semboyan 40 kepada masinis sebagai tanda resmi keberangkatan.
KA Sangkuriang tak sekadar kereta baru. Ia hadir sebagai jawaban atas kebutuhan perjalanan jarak jauh yang praktis, nyaman, dan tanpa ribet transit. “Kami ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang berkesan, bukan sekadar berpindah tempat,” ujar Hengky.
Kereta ini membawa standar layanan yang tak main-main. Satu gerbong Compartment berkapasitas 16 kursi menawarkan privasi tinggi. Di belakangnya, empat gerbong eksekutif stainless steel dengan total 200 serta tiga gerbong ekonomi berkapasitas 240 kursi, melayani berbagai segmen penumpang. Fasilitas pendukung seperti gerbong restorasi dan kereta pembangkit melengkapi perjalanan panjang hingga 17 jam.
Antusiasme publik langsung terasa sejak hari pertama. Dari Ketapang saja, 186 penumpang tercatat naik. Secara total di wilayah Daop 9 Jember, okupansi bahkan tembus 109 persen angka yang menunjukkan tingginya minat, termasuk penumpang dinamis di sejumlah stasiun antara.
Rinciannya, kelas Compartment terisi 75 persen, eksekutif 95 persen, dan ekonomi melampaui kapasitas hingga 123 persen. Lonjakan ini menjadi sinyal kuat bahwa jalur langsung Banyuwangi–Bandung memang dibutuhkan.
Bupati Ipuk menilai, hadirnya KA Sangkuriang bukan hanya soal transportasi, tetapi juga pengungkit sektor pariwisata. “Akses yang semakin mudah akan membuka peluang lebih besar bagi wisatawan datang ke Banyuwangi,” katanya.
Dengan lintasan yang membentang dari timur ke barat tanpa putus, KA Sangkuriang kini menjadi alternatif baru bagi masyarakat yang ingin bepergian jauh dengan lebih nyaman tanpa harus turun, tanpa harus berpindah. Sebuah lompatan kecil di rel, tapi berdampak besar bagi mobilitas. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Ekonomi & Bisnis
KA Sangkuriang Mengaspal di Rel Timur-Barat, Banyuwangi-Bandung Kini Tanpa Transit
2 Mei 2026
18:14
Ekonomi & Bisnis
Dinas Arsip dan Perpustakaan Kediri Luncurkan “Lingkar Kediri”, Literasi Keliling Berbasis Energi Hijau
2 Mei 2026
18:01
Pendidikan & Teknologi
Wali Kota Kediri Hadiri Peresmian FEDE Padel Club dan Pelantikan Pengurus PBPI
2 Mei 2026
15:38
Hukum & Politik
May Day Tanpa Demonstrasi, Buruh Kebun Kalisanen Pilih Aksi Sosial dan Doa Bersama
2 Mei 2026
14:41
Hukum & Politik
May Day Fiesta 2026 di Monas, Ratusan Ribu Buruh Hadir dari Berbagai Daerah
1 Mei 2026
15:35