Detail Berita
Tempa Disiplin 70 Hari, 96 Peserta Lolos Program Magang Jepang di Kediri
Pewarta : Siddik
23 April 2026
16:22
Sekda Kabupaten Kediri Dr.M. Solikin saat memberikan reward peserta terbaik didampingi oleh kepala dinas tenaga kerja Ibnu Samad S,Sos dan perwakilan dari Internasional Manpower (IM) Jepang (foto : Siddik)
KEDIRI, enewsindo.co.id – Penutupan Pelatihan Daerah (Pelatda) Tahap I Program Magang Jepang Angkatan 2026-1/Ke-388 resmi digelar di Gedung Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, Rabu (22/4/2026).
Program ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan RI, International Manpower Japan, dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri dalam upaya menyiapkan tenaga kerja kompeten untuk pasar internasional.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Dr. M. Solikin, M.A.P., mengatakan bahwa Pelatda yang berlangsung secara boarding sejak 18 Februari hingga 24 April 2026 tersebut menjadi bagian penting dalam proses seleksi dan pembentukan karakter peserta.
“Program ini tidak hanya menyiapkan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk peserta yang disiplin, tangguh, serta siap secara fisik dan mental sesuai budaya kerja di Jepang,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kediri mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Kemnaker, IM Japan, lembaga pelatihan, hingga orang tua peserta yang memberikan dukungan penuh selama proses berlangsung.
Sebanyak 96 peserta dinyatakan lulus dari total 104 peserta awal yang mengikuti program ini. Dari jumlah tersebut, 41 peserta telah mengantongi kontrak kerja dengan perusahaan di Jepang.
Pelatihan yang digelar selama 70 hari di Balai Latihan Kerja (BLK) Plemahan ini tak hanya fokus pada kemampuan teknis, tetapi juga penguatan mental dan karakter peserta agar mampu bersaing di dunia kerja global.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, S.Sos., menegaskan bahwa program magang Jepang merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan.
“Ini bukan sekadar pelatihan kerja. Kami membentuk karakter. Disiplin, etos kerja, dan kemampuan adaptasi budaya menjadi kunci utama agar mereka bisa bertahan dan sukses di Jepang,” katanya.
Seluruh peserta harus melewati tahapan seleksi ketat, mulai dari tes bahasa, kemampuan fisik, hingga pemeriksaan kesehatan. Dari 96 peserta yang lulus, sebagian masih menunggu proses penempatan di berbagai sektor industri yang mencakup sedikitnya 25 bidang pekerjaan.
Ibnu juga mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen peserta dalam program magang Jepang berasal dari Indonesia, menunjukkan tingginya kepercayaan Jepang terhadap kualitas tenaga kerja nasional.
Sementara itu, perwakilan IM Japan menyebutkan bahwa Indonesia masih menjadi tulang punggung dalam program magang di Jepang. Saat ini, sekitar 6.800 peserta asal Indonesia tercatat aktif bekerja di berbagai perusahaan di Negeri Sakura. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Tempa Disiplin 70 Hari, 96 Peserta Lolos Program Magang Jepang di Kediri
23 April 2026
16:22
Hukum & Politik
Seniman Muda Sanggar Seni Budaya Jawa di Tembung Wafat
23 April 2026
16:00
Hukum & Politik
Sidang Kasus Korupsi Chromebook Nadiem Makarim Ditunda karena Alasan Kesehatan
23 April 2026
15:45
Pendidikan & Teknologi
Wisuda UT Jember 2026, Ratusan Lulusan Siap Terjun ke Masyarakat
23 April 2026
15:19
Hukum & Politik
Demo Mahasiswa Guncang DPRD Tulungagung, Soroti Pengawasan Usai OTT KPK
23 April 2026
15:07