Detail Berita
Peringatan Petugas Tak Digubris, Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Papuma, ini Penjelasannya
Pewarta : Evelyne
29 Maret 2026
20:33
Adi Suponco Asisten Manager Tanjung Papuma (Evelyne)
JEMBER, enewsindo.co.id – Insiden kecelakaan laut kembali terjadi di kawasan wisata Pantai Tanjung Papuma saat puncak libur Lebaran. Seorang wisatawan dilaporkan terseret ombak besar saat berada di area terlarang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif di lokasi kejadian.
Asisten Manager Tanjung Papuma, Adi Suponco, menjelaskan bahwa korban merupakan bagian dari rombongan yang datang sejak pagi hari. Namun, saat berada di kawasan pantai, korban bersama sejumlah rekannya nekat memasuki area yang telah diberi tanda larangan oleh pengelola.
“Rambu larangan sebenarnya sudah dipasang di lokasi tersebut. Namun, korban bersama rombongan tetap masuk ke area terlarang untuk berfoto,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).
Saat asyik berfoto, tanpa diduga datang ombak besar yang langsung menyapu lokasi tersebut. Korban pun terseret arus laut yang cukup kuat, sementara rekan-rekannya tidak sempat memberikan pertolongan.
Pasca kejadian, upaya pencarian langsung dilakukan. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Polairud, serta relawan setempat diterjunkan ke lokasi. Proses pencarian dilakukan dengan menyisir area laut dan garis pantai di sekitar titik kejadian.
“Hingga saat ini, pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan,” imbuh Adi.
Ia menambahkan, meningkatnya jumlah pengunjung saat libur Lebaran menjadi perhatian serius pengelola. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihaknya telah menambah jumlah personel pengamanan, baik dari penjaga pantai maupun tim keamanan internal.
Pengelola juga bekerja sama dengan tim SAR lokal, relawan Rimba Laut, serta instansi terkait yang setiap hari turut membantu pengawasan di lapangan. Langkah ini dilakukan guna memastikan keselamatan pengunjung selama berwisata.
Adi menegaskan, pihaknya terus mengimbau wisatawan agar mematuhi seluruh rambu dan peringatan yang telah dipasang. Menurutnya, aturan tersebut dibuat semata-mata untuk menghindari risiko kecelakaan.
“Harapan kami, pengunjung bisa lebih disiplin dan tidak melanggar batas aman yang sudah ditentukan,” katanya.
Selain itu, pengunjung yang membawa kendaraan juga diminta untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima. Pasalnya, akses menuju kawasan Papuma dikenal memiliki medan yang cukup ekstrem, terutama di beberapa titik tanjakan dan tikungan tajam.
Pengelola berharap, dengan kesadaran bersama, aktivitas wisata di Papuma dapat berlangsung aman dan nyaman tanpa adanya insiden yang merugikan. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Ekonomi & Bisnis
Direksi Perumda Kahyangan Dilantik, Fawait Minta Jadi Penggerak Ekonomi
13 Mei 2026
22:04
Hiburan
Karnaval SCTV Kembali Guncang Jember, Dewi Perssik hingga Letto Siap Hibur Warga
13 Mei 2026
19:50
Hukum & Politik
Kajari Sampang Sambangi Ponpes Al-Haramain, Perkuat Sinergi dengan Ulama
13 Mei 2026
19:06
Hukum & Politik
Viral di Medsos, Anggota DPRD Jember Diduga Tak Serius Ikuti Rapat Kesehatan
13 Mei 2026
16:37
Hukum & Politik
Pelemahan Rupiah Sentuh Level Terendah Sepanjang Sejarah
13 Mei 2026
14:10