Detail Berita

Pendidikan & Teknologi

Pengajian Tafsir Jalalain di Bondowoso Dihadiri Ribuan Jamaah

Pewarta : Eko

07 Maret 2026

19:04

Syeh Adly Jaber (tengah) dipandu Ustadz Habibi memberi Tausyiah didampingi Kapolres Bondowoso Aryo Tejo Baskoro dan Dandim 0822 Bondowoso Letkol TNI Prawito (Eko)

BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Sekitar 5.000 jamaah menghadiri pengajian Tafsir Jalalain dalam kegiatan “Tambana Ate” yang digelar di Masjid Kembar Al Islah, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Sabtu sore (07/03/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri ulama asal Madinah, , Kapolres Bondowoso yang berpangkat AKBP dan bergelar doktor, serta Dandim 0822 Bondowoso . Turut hadir pula pimpinan Pondok Pesantren Al Islah atau Gus Thoha.

Pengajian kitab Tafsir Jalalain dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh . Selain mengikuti pengajian, para jamaah juga mendapatkan hidangan makanan, minuman, serta kurma untuk berbuka puasa.

Dalam tausiyah pembuka, Gus Thoha mengingatkan para jamaah agar khusyuk mendengarkan ceramah yang disampaikan para ulama. Ia juga mempersilakan Kapolres dan Dandim Bondowoso untuk memperkenalkan diri di hadapan jamaah.

Dandim 0822 Bondowoso Letkol TNI Prawito mengatakan dirinya baru sekitar dua bulan bertugas di Bondowoso. Karena itu, ia berharap dapat menjalin kerja sama dengan masyarakat dalam menjalankan tugasnya.

“Saya baru dua bulan bertugas di Bondowoso. Karena itu saya kulo nuwun kepada Ponpes Al Islah dan seluruh jamaah agar bisa bekerja sama dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Bondowoso AKBP Aryo mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kejahatan, terutama judi daring dan penipuan. Ia juga meminta masyarakat, khususnya generasi muda, menjauhi penyalahgunaan narkotika seperti sabu-sabu, ganja, maupun pil koplo.

“Selain judi online dan penipuan, kami juga mengingatkan generasi muda agar menjauhi narkoba karena dapat merusak masa depan,” katanya.

Dalam kajian kitab Tafsir Jalalain, Ustadz Habibi membahas tafsir Surah Al-Baqarah ayat 270 dan 271 yang berkaitan dengan keutamaan zakat, infak, dan sedekah. Ia menjelaskan bahwa zakat wajib dikeluarkan sebesar 2,5 persen dari harta yang telah mencapai nisab. 

"Misalnya, seseorang yang memiliki 40 ekor kambing wajib mengeluarkan zakat satu ekor kambing, sedangkan pemilik 30 ekor sapi juga berkewajiban menunaikan zakat satu ekor sapi," ungkapnya. Selain itu, ia juga menjelaskan tentang nazar dan kafarah dalam perspektif fikih Islam.

Pada kesempatan tersebut, Syekh Adly Jaber menyampaikan tausiyah tentang pentingnya memperbanyak shalawat serta menjaga kedekatan dengan Al Quran. Ia mengatakan bahwa kehadiran jamaah di Pondok Pesantren Al Islah merupakan kemudahan yang diberikan Allah SWT.

“Allah yang memudahkan kita semua datang ke sini. Semoga kita semua dimuliakan,” katanya.

Adly Jaber juga mengenang kakaknya, yang menurutnya sangat mencintai masyarakat Indonesia karena dikenal ramah dan religius. Menurut dia, almarhum memiliki cita-cita besar mencetak para penghafal Al Quran di Indonesia.

“Beliau sangat mencintai masyarakat Indonesia dan ingin mencetak para penghafal Al Quran. Namun takdir berkata lain karena beliau wafat sebelum cita-cita itu terwujud sepenuhnya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Al Quran merupakan kalam Allah SWT yang harus dijaga dan diamalkan. “Jika kita berpegang teguh pada Al Quran, maka Allah akan mencintai kita,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, para jamaah, termasuk Dandim dan Kapolres Bondowoso, juga memberikan infak untuk membeli Al Quran dari Syekh Adly Jaber. Dana tersebut rencananya digunakan untuk membiayai pendidikan para calon penghafal Al Quran. (*)


Tags : #PengajianBondowoso #TafsirJalalain #TambanaAte m #PonpesAlIslah #Ramadan1447H

Ikuti Kami :

Komentar