Detail Berita
Murid Menurun, Guru Kurang, DPRD Trenggalek Minta Dispendik Lebih Fokus
Pewarta : Redaksi
27 Februari 2026
08:43
Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek, Sukarodin, saat memberikan keterangan kepada Media, (Istimewa)
TRENGGALEK, enewsindo.co.id - Pemisahan urusan pemuda dan olahraga dari Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek seharusnya menjadi peluang bagi sektor pendidikan untuk bernafas lebih lega.
Namun, kenyataannya, persoalan mendasar seperti kekurangan guru dan menurunnya jumlah murid tetap menjadi bayangan panjang yang harus segera ditangani.
Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek, Sukarodin, menekankan bahwa dengan beban kerja yang lebih ramping, Dinas Pendidikan kini seharusnya bisa lebih fokus mengurusi pendidikan secara menyeluruh.
“Pisahnya pemuda olahraga dari Dinas Pendidikan, maka Dinas Pendidikan tentu harus lebih konsentrasi memikirkan jalannya pendidikan. Sekarang konsentrasinya hanya urusan pendidikan,” ujarnya di Trenggalek, Jumat (27/02)2026)
Fokus ini, menurut Sukarodin, juga harus diikuti dengan dukungan anggaran yang memadai. Tanpa alokasi yang tepat sasaran, perbaikan kualitas pendidikan berisiko tersendat.
“Harapan Komisi IV tetap, sesuai dengan kebutuhan yang ada di Dinas Pendidikan kita penuhi. Maka harapannya tentu kualitas pendidikan yang ada di Trenggalek ini lebih baik,” tegasnya.
Masalah yang paling mendesak adalah kekurangan guru. Data terakhir menunjukkan Trenggalek masih kekurangan sekitar 1.114 tenaga pendidik, belum termasuk guru yang pensiun atau meninggal dalam dua tahun terakhir, yang menambah tekanan pada sistem pendidikan lokal.
Tak hanya itu, jumlah murid yang menurun di beberapa sekolah dasar menjadi perhatian serius. Oleh sebab itu, Sukarodin menekankan perlunya kajian komprehensif, termasuk kemungkinan penggabungan sekolah.
"SD Negeri Sidomulyo 5 menjadi contoh sekolah yang tidak memungkinkan digabung karena faktor aksesibilitas," katanya.
Lebih jauh, Sukarodin mengingatkan perlunya memahami akar penyebab penurunan jumlah siswa, apakah akibat perubahan demografi, keberhasilan program keluarga berencana, atau kualitas pendidikan yang belum memadai.
“Murid SD kok berkurang. Apakah karena sukses KB atau justru kualitas pendidikan yang dipertanyakan? Ini harus dikaji,” ungkapnya.
Dengan fokus dan strategi yang tepat, Sukarodin optimistis Dinas Pendidikan bisa menghadirkan solusi konkret, memperbaiki kualitas pendidikan, dan memastikan setiap anak di Trenggalek mendapatkan haknya untuk belajar secara optimal. (ADV)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Ina Ani Dakhi Tutup Usia, Keluarga Besar DPRD Sumut Thomas Dakhi Berduka
30 Agustus 2026
07:40
Hukum & Politik
Karnaval Wringinagung Jadi Panggung Kreativitas Warga, Budaya Nusantara Diarak 4 Kilometer
29 Agustus 2026
17:06
Hukum & Politik
Ansor Jatim Usul Muktamar NU Mendatang Digelar di Hutan, Dorong Ekonomi Warga Sekitar
29 Agustus 2026
13:26
Hukum & Politik
Dari Tanjung Perak ke Labuan Bajo, 17 Ton Bantuan PTPN I untuk Warga NTT
29 Agustus 2026
08:32
Ekonomi & Bisnis
Istighosah dan Santunan Anak Yatim, Cara Kebun Tembakau PTPN I Regional 5 Tebar Keberkahan
28 Agustus 2026
20:35