Detail Berita

Hukum & Politik

Sidak Takjil, Mbak Wali Temukan Kerupuk Berpewarna Berbahaya

Pewarta : Siddik

24 Februari 2026

15:44

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin didampingi Kepala BPOM dan memeriksa sampel takjil saat sidak keamanan pangan di Jalan Jaksa Agung Suprapto, 23 Februari 2026 (Istimewa)

KEDIRI, enewsindo.co.id - Komitmen menjaga keamanan pangan selama Ramadan ditunjukkan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin. Keduanya turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) takjil di sepanjang Jalan Jaksa Agung Suprapto, Senin (23/02/2026).

Sidak dilakukan untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual kepada masyarakat aman dan layak konsumsi. Apalagi, kawasan tersebut menjadi salah satu titik favorit warga berburu menu berbuka puasa.

Dari hasil pemeriksaan bersama tim Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), ditemukan satu jenis makanan berupa kerupuk yang terindikasi mengandung pewarna berbahaya. Produk tersebut langsung diinformasikan kepada penjual agar tidak lagi diperjualbelikan.

“Produk itu kami minta tidak dijual lagi karena berpotensi membahayakan kesehatan apabila dikonsumsi,” tegas Vinanda saat ditemui di lokasi.

Atas temuan tersebut, Mbak Wali mengimbau para pedagang agar lebih selektif dalam memilih bahan baku. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas dan keamanan pangan, terlebih di bulan suci Ramadan.

“Kepada para pedagang agar menggunakan bahan makanan yang aman dan layak konsumsi. Masyarakat, khususnya yang sedang menjalankan ibadah puasa, harus merasa tenang dan yakin bahwa makanan yang dibeli untuk berbuka adalah makanan yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Pengawasan, lanjutnya, tidak berhenti pada sidak hari itu saja. Pemantauan akan dilakukan secara berkala sepanjang Ramadan. Selain di Jalan Jaksa Agung Suprapto, BPOM juga melakukan pengujian sampel di kawasan GOR dan Pasar Bandar yang menjadi sentra penjualan takjil. Hasilnya, seluruh sampel di dua lokasi tersebut dinyatakan aman.

Secara keseluruhan, sebanyak 56 sampel makanan dan minuman diperiksa dalam sidak tersebut. Terhadap penjual yang kedapatan menjual produk terindikasi berbahaya, Pemkot Kediri akan melakukan tindak lanjut dan koordinasi untuk menelusuri sumber produk, baik diproduksi sendiri maupun berasal dari pabrik.

“Kalau berasal dari produsen tertentu, tentu akan kami komunikasikan dengan pihak terkait,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Fahmi Adi Priyantoro, Kepala BPOM Kota Kediri Winanto, perwakilan Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Disperindag, Camat Mojoroto Abdul Rahman, Lurah Mojoroto Yahya Budijono, serta masyarakat. (Sumber : Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kediri )

Tags : #VinandaPrameswati #Qowimuddin #PemkotKediri #SidakTakjil #KeamananPangan #Ramadan2026 #BPOM #KotaKediri #TakjilAman

Ikuti Kami :

Komentar