Detail Berita

Hukum & Politik

Langkah Indonesia ke Gaza, Picu Respons Media Global

Pewarta : Redaksi

11 Februari 2026

10:09

Deretan bangunan yang hancur Jalur Gaza pada 11 Februari 2026 (Foto: Istimewa)

JAKARTA,    enewsindo.co.id    -   Sorotan media internasional tertuju pada langkah Indonesia yang tengah mempersiapkan pengerahan pasukan ke Jalur Gaza sebagai bagian dari implementasi kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Sejumlah media asing, termasuk media berbahasa Inggris di Israel, memberitakan bahwa Indonesia disebut menjadi negara pertama yang menyatakan kesiapan konkret untuk berkontribusi dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF).

The Jerusalem Post dan Ynetnews, mengutip laporan KAN News atau Channel 11, menyebut Indonesia telah menyiapkan ribuan personel TNI untuk mendukung misi perdamaian pada fase lanjutan gencatan senjata. Hingga kini, laporan tersebut juga menyoroti bahwa belum ada negara lain yang secara resmi menyampaikan kesiapan serupa untuk terlibat langsung dalam misi stabilisasi di Gaza.

Dalam sejumlah pemberitaan itu, disebutkan bahwa pengerahan pasukan Indonesia masih berada pada tahap persiapan dan pembahasan teknis, termasuk skema mandat internasional, aturan pelibatan (rules of engagement), serta koordinasi dengan otoritas terkait di bawah payung Perserikatan Bangsa-Bangsa atau mekanisme multilateral lainnya. Media asing menilai langkah Indonesia mencerminkan konsistensi politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menempatkan isu kemanusiaan Palestina sebagai salah satu prioritas diplomasi. Selain itu, keterlibatan Indonesia dalam misi penjaga perdamaian PBB di berbagai negara sebelumnya juga menjadi sorotan, mengingat rekam jejak TNI dalam operasi pemeliharaan perdamaian dinilai cukup berpengalaman.

Di dalam negeri, wacana tersebut memicu beragam tanggapan, mulai dari dukungan terhadap peran aktif Indonesia dalam misi kemanusiaan global hingga dorongan agar pemerintah memastikan aspek keamanan, legitimasi hukum internasional, serta perlindungan maksimal bagi personel yang akan ditugaskan.

Pemerintah sendiri menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil akan mengacu pada keputusan politik negara, mandat internasional yang sah, serta pertimbangan strategis dan kemanusiaan. Perkembangan terkait rencana ini diperkirakan masih akan terus bergulir seiring dinamika situasi di Gaza dan pembahasan di forum-forum internasional.

Tags : ##TNI ##MisiPerdamaian ##indonesia #Gaza

Ikuti Kami :

Komentar