Detail Berita
Masyarakat Serbu Informasi Harga Emas Sepekan Terakhir
Pewarta : Redaksi
09 Februari 2026
09:16
Tiga keping emas batangan Antam pecahan 10 gram dan 25 gram (Foto: Ilustrasi)
JAKARTA, enewsindo.co.id - Tren positif harga logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali berlanjut pada awal pekan. Pada perdagangan Senin (9/2/2026), harga emas batangan 24 karat tercatat melonjak Rp 20.000 per gram menjadi Rp 2.940.000 per gram. Kenaikan ini memperpanjang reli harga emas di tengah dinamika pasar global dan meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven. Mengutip data resmi Logam Mulia, harga emas ukuran terkecil 0,5 gram dibanderol Rp 1.520.000, sementara ukuran 10 gram dipasarkan Rp 28.895.000. Untuk ukuran besar 1.000 gram atau 1 kilogram, harga yang ditetapkan mencapai Rp 2.880.600.000.
Pergerakan harga emas Antam dalam sepekan terakhir terpantau cukup fluktuatif, dengan rentang harga terendah di Rp 2.844.000 per gram dan sempat menyentuh level tertinggi Rp 3.027.000 per gram. Hal ini menunjukkan volatilitas yang dinamis, seiring pengaruh sentimen global seperti pergerakan harga emas dunia, nilai tukar rupiah, serta ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga. Tidak hanya harga jual, harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam juga mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp 28.000 menjadi Rp 2.734.000 per gram. Investor yang berencana menjual kembali emasnya perlu memperhatikan ketentuan pajak sesuai PMK Nomor 81 Tahun 2024, di mana transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10.000.000 akan dikenakan potongan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen dari total nilai transaksi.
Adapun daftar lengkap harga emas Antam per 9 Februari 2026 mencakup berbagai varian ukuran, mulai dari 0,5 gram Rp 1.520.000; 1 gram Rp 2.940.000; 2 gram Rp 5.820.000; 3 gram Rp 8.705.000; 5 gram Rp 14.475.000; 10 gram Rp 28.895.000; 25 gram Rp 72.112.000; 50 gram Rp 144.145.000; 100 gram Rp 288.212.000; 250 gram Rp 720.265.000; 500 gram Rp 1.440.320.000; hingga 1.000 gram Rp 2.880.600.000. Dengan tren kenaikan yang masih berlanjut, pelaku pasar kini mencermati peluang sekaligus risiko dari pergerakan harga emas yang cenderung sensitif terhadap perkembangan ekonomi dan geopolitik global.
Sejumlah analis menilai penguatan harga emas domestik tidak terlepas dari tren kenaikan harga emas global yang dipicu meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi pasar keuangan internasional. Emas kembali dipandang sebagai instrumen lindung nilai (hedging) yang relatif aman di tengah tekanan inflasi dan dinamika kebijakan moneter bank sentral dunia. Selain itu, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut memengaruhi pembentukan harga emas di dalam negeri.
Komentar
Berita Terbaru
Ponpes Al-Islah Bondowoso, Tetapkan Awal Ramadan 18 Februari 2026
13 Februari 2026
17:38
PTPN I Regional 5 Latih 52 Petugas Keamanan Gandeng Rindam V/Brawijaya
13 Februari 2026
13:58
Perhutani KPH Bondowoso Raih Zero Accident Award 2025 Tingkat Provinsi
12 Februari 2026
19:14
Kronologi Penembakan Pesawat Cessna PK-SNR di Papua Selatan
12 Februari 2026
16:28
Penumpang Keluhkan Keterlambatan KMP Munggiyango Hulalo di Kalianget Sumenep
12 Februari 2026
14:26
Berita Terpopuler