Detail Berita
Limbah Jadi Berkah, RSUD dr Koesnadi Bondowoso Panen Lombok dari Kebun Organik
Pewarta : Eko
16 Juni 2025
15:35
Limbah organik yang kini diolah menjadi pupuk alami
BONDOWOSO, enewsindo.co.id – Inovasi unik dilakukan karyawan bagian sanitasi RSUD dr Koesnadi Bondowoso. Limbah organik yang biasanya dibuang, kini diolah menjadi pupuk alami untuk menanam cabai (lombok) di area kosong rumah sakit. Hasilnya? Panen perdana cabai pun berhasil dilakukan dan dimanfaatkan untuk kebutuhan internal rumah sakit.
Senin pagi (16/6/2025), Direktur RSUD dr Koesnadi, Dr. Yus Priatna, Sp.P, menjelaskan bahwa kebun organik ini merupakan inisiatif dari tim sanitasi RSUD.
"Teman-teman sanitasi memanfaatkan limbah organik dari daun-daun kering untuk dijadikan pupuk. Kemudian dipakai untuk menanam bibit pohon cabai di polybag,” ujarnya.
Setelah beberapa bulan perawatan, pohon-pohon cabai mulai berbuah dan siap dipanen. Harga cabai yang sedang tinggi membuat hasil kebun organik ini kian bernilai. Tak hanya dijual, sebagian hasil panen juga dimanfaatkan untuk keperluan internal RSUD, termasuk acara syukuran sederhana bersama karyawan.
“Alhamdulillah, hasil panen ini sangat bermanfaat. Selain mengurangi limbah, juga memberi dampak positif bagi lingkungan dan keluarga besar RSUD dr Koesnadi Bondowoso,” tambahnya.
Langkah kreatif ini sekaligus menjadi contoh praktik ramah lingkungan yang bisa diterapkan di berbagai institusi, termasuk layanan publik seperti rumah sakit.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Akhir 2026, Pemkab Jember Targetkan Seluruh ASN Beralih ke e-Kinerja BKN
9 Oktober 2026
18:08
Ekonomi & Bisnis
Siapkan IB Gratis Sapi Red Brahman, DKPPP Jember Sinkronkan Birahi Ternak
9 Oktober 2026
17:36
Pendidikan & Teknologi
Harmoni Tangguh dari Ujung Timur Jawa, MTsN 1 Banyuwangi Unjuk Prestasi di Kejurprov Drum Band PDBI Jatim 2026
9 Oktober 2026
17:25
Hukum & Politik
Pasutri Pembuang Bayi di Kalibaru Banyuwangi Ditangkap, Polisi Telusuri Motif
9 Oktober 2026
16:06
Hukum & Politik
Mobil Cinta Diluncurkan, Pasien di Jember Tak Perlu Bingung Cari Kendaraan untuk Pulang
9 Oktober 2026
15:53