Detail Berita
Hukum & Politik
Hangatkan Kerukunan: Ustadz Abror dan Ustadz Hadi Yitno Bicara Keberagaman di Rumah Kebangsaan
Pewarta : Evelyne Enewsindo
16 Desember 2024
07:16
BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Suasana hangat dan penuh makna tercipta pada Senin, 16 Desember 2024 siang, di Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK). Kedatangan Ustadz Abror dan Ustadz Hadi Yitno dari Parangharjo, Songgon, saat silaturahmi sekaligus tanpa sengaja terjadi bincang santai tentang kerukunan dan keberagaman agama yang mengalir begitu saja di tengah rintik hujan.
Founder sekaligus Ketua RKBK, Hakim Said, mengaku sangat bahagia atas pertemuan itu. “Silaturahmi adalah jalan untuk mengurai kebuntuan-kebuntuan yang ada, termasuk dalam memahami kerukunan dan keberagaman yang menjadi ciri khas bangsa kita, Bhinneka Tunggal Ika. Obrolan ringan ini memberi kita banyak wawasan baru,” ungkapnya.
Kerukunan Sebagai Pondasi Bangsa
Dalam obrolan santai itu, Ustadz Abror menekankan pentingnya menjaga harmoni antarumat beragama.
“Kerukunan itu bukan sekadar toleransi, tetapi juga saling menghormati dan memahami. Kita harus menanamkan nilai-nilai ini mulai dari keluarga hingga masyarakat luas,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ustadz Hadi Yitno menambahkan bahwa keberagaman di Indonesia adalah anugerah yang harus dijaga.
“Keberagaman itu seperti pelangi, indah karena banyak warna. Jangan biarkan perbedaan menjadi pemisah, justru jadikan sebagai kekuatan untuk bersatu,” katanya.
Kehangatan di Tengah Kesederhanaan
Tidak hanya menghadirkan wawasan, suasana pertemuan juga semakin cair dengan kehadiran Apong, seorang sahabat dari RKBK, bersama rekannya yang seorang jurnalis lokal.
“Ngopi bareng di tengah suasana hujan seperti ini benar-benar membuat kita merasa lebih dekat. Apalagi, topiknya sangat relevan dengan kehidupan kita sehari-hari,” tutur Apong.
Diskusi santai ini tidak hanya mempererat hubungan, tetapi juga menjadi sarana refleksi bersama tentang pentingnya menjaga kebersamaan dalam keberagaman. Dengan hanya ditemani kopi panas dan camilan kecil, hujan yang turun menjadi latar indah untuk silaturahmi bermakna di RKBK. (red)
Senada dengan itu, Ustadz Hadi Yitno menambahkan bahwa keberagaman di Indonesia adalah anugerah yang harus dijaga.
“Keberagaman itu seperti pelangi, indah karena banyak warna. Jangan biarkan perbedaan menjadi pemisah, justru jadikan sebagai kekuatan untuk bersatu,” katanya.
Kehangatan di Tengah Kesederhanaan
Tidak hanya menghadirkan wawasan, suasana pertemuan juga semakin cair dengan kehadiran Apong, seorang sahabat dari RKBK, bersama rekannya yang seorang jurnalis lokal.
“Ngopi bareng di tengah suasana hujan seperti ini benar-benar membuat kita merasa lebih dekat. Apalagi, topiknya sangat relevan dengan kehidupan kita sehari-hari,” tutur Apong.
Diskusi santai ini tidak hanya mempererat hubungan, tetapi juga menjadi sarana refleksi bersama tentang pentingnya menjaga kebersamaan dalam keberagaman. Dengan hanya ditemani kopi panas dan camilan kecil, hujan yang turun menjadi latar indah untuk silaturahmi bermakna di RKBK. (red)
Tags :
#Berita
# Banyuwangi
# Jawa Timur
# Religius
# Beragaman dalam Kebersamaan
# Keberagaman dan Kebersamaan
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Akhir 2026, Pemkab Jember Targetkan Seluruh ASN Beralih ke e-Kinerja BKN
9 Oktober 2026
18:08
Ekonomi & Bisnis
Siapkan IB Gratis Sapi Red Brahman, DKPPP Jember Sinkronkan Birahi Ternak
9 Oktober 2026
17:36
Pendidikan & Teknologi
Harmoni Tangguh dari Ujung Timur Jawa, MTsN 1 Banyuwangi Unjuk Prestasi di Kejurprov Drum Band PDBI Jatim 2026
9 Oktober 2026
17:25
Hukum & Politik
Pasutri Pembuang Bayi di Kalibaru Banyuwangi Ditangkap, Polisi Telusuri Motif
9 Oktober 2026
16:06
Hukum & Politik
Mobil Cinta Diluncurkan, Pasien di Jember Tak Perlu Bingung Cari Kendaraan untuk Pulang
9 Oktober 2026
15:53