Detail Berita
Kembali ke Jember Usai Dideportasi dari Malaysia, Dua PMI Dijemput Dini Hari
Pewarta : Andre
28 Oktober 2026
09:53
Dua Warga Kabupaten Jember (Baju Putih) yang Diportasi dari Malaysia (foto : Andre)
JEMBER, enewsindo.co.id - Perjalanan pulang ke kampung halaman menjadi babak baru bagi Supriadi dan Samsudin. Setelah menghadapi persoalan saat bekerja di Malaysia hingga dideportasi, dua warga Kabupaten Jember itu akhirnya kembali ke Tanah Air.
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jember memfasilitasi penjemputan keduanya di Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Rabu 28 Oktober 2026 dini hari. Mereka berdua yakni Supriadi merupakan warga Desa Sumberbaru, sedangkan Samsudin berasal dari Desa Jenggawah.
Staf Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Jember, Maspurwadi, mengatakan pemerintah daerah hadir untuk memastikan warganya yang mengalami persoalan di negara penempatan tetap mendapatkan pendampingan.
“Kami menjemput langsung Saudara Supriadi dan Saudara Samsudin di Bandara Juanda agar keduanya dapat kembali ke Jember dengan aman dan tertib. Pendampingan ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami dalam memberikan pelindungan kepada pekerja migran asal Jember, termasuk mereka yang dipulangkan karena permasalahan di negara penempatan,” ujar Maspurwadi.
Bagi pekerja migran, kepulangan setelah menghadapi masalah di luar negeri menjadi bagian penting dari proses perlindungan. Mereka tidak hanya membutuhkan perjalanan pulang yang aman, tetapi juga perhatian dari pihak terkait setelah tiba di daerah asal.
Karena itu, Disnaker Jember menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan pekerja migran yang dipulangkan. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan proses kepulangan berjalan tertib hingga mereka tiba di Jember.
Di sisi lain, Maspurwadi mengingatkan masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri agar menempuh jalur resmi sesuai ketentuan. Prosedur yang benar diperlukan untuk memberikan kepastian perlindungan hukum, mulai dari sebelum keberangkatan, selama bekerja, hingga kembali ke Tanah Air.
Pemulangan Supriadi dan Samsudin menjadi pengingat bahwa perlindungan pekerja migran tidak berhenti ketika mereka tiba di negara tujuan. Saat persoalan muncul dan kepulangan harus dijalani, kehadiran pemerintah juga dibutuhkan.
Kini, keduanya telah memulai perjalanan kembali ke daerah asal dengan pendampingan Disnaker Jember. Pemerintah daerah berharap perlindungan terhadap pekerja migran dapat terus diperkuat agar warga yang mencari penghidupan di luar negeri tidak menghadapi persoalan sendirian. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Pendidikan & Teknologi
SMPN 3 Jember Gaungkan Semangat Persatuan di Hari Sumpah Pemuda
28 Oktober 2026
20:38
Pendidikan & Teknologi
Daniel dan Alzena Terpilih Jadi Ketua-Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Jember, Debat Jadi Ujian
28 Oktober 2026
20:22
Hukum & Politik
Baznas Bondowoso Salurkan Bantuan Rp4,5 Juta kepada Tiga Warga Terdampak Musibah
28 Oktober 2026
18:26
Pendidikan & Teknologi
Perdana Digelar, POP Nias Selatan Bidik Bibit Atlet Pelajar
28 Oktober 2026
17:41
Hukum & Politik
Disnaker Jember dan Tanoker Bahas Akses Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
28 Oktober 2026
15:14