Detail Berita
Tinjau Longsor Fanayama, Bupati Sokhiatulo Laia Instruksikan Jalan Darurat Segera Dibuka
Pewarta : Adil
09 September 2026
17:03
Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laila Instruksikan Buat akses Darurat (foto : Adil)
NIAS SELATAN, enewsindo.co.id - Pemerintah Kabupaten Nias Selatan bergerak cepat menangani dampak bencana tanah longsor dan banjir luapan yang melanda sejumlah wilayah Kecamatan Fanayama. Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan penanganan infrastruktur dapat segera dilakukan.
Peninjauan tersebut dilakukan pada Selasa 8 September 2026, sehari setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Dalam peristiwa itu, sejumlah akses jalan dan infrastruktur mengalami kerusakan. Pemerintah memastikan bencana tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Salah satu lokasi yang ditinjau Bupati berada di Desa Bawomataluo. Di wilayah tersebut, longsor menyebabkan situs sejarah Makam Saonigeho mengalami kerusakan hingga ambruk.
Dari Bawomataluo, rombongan melanjutkan peninjauan ke Desa Siwalawa. Di lokasi ini, material longsor menyebabkan jalan utama yang menjadi akses penghubung desa menuju kota terputus total.
Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena akses jalan merupakan jalur penting bagi aktivitas masyarakat. Karena itu, Sokhiatulo meminta jajaran teknis segera mengambil langkah penanganan agar mobilitas warga tidak terhambat terlalu lama.
Bupati menginstruksikan agar jalur alternatif sementara segera disiapkan sembari pemerintah mengkaji solusi permanen untuk ruas jalan yang terdampak. "Segera buat jalan darurat, sambil menunggu kesepakatan bila nanti harus ada pengalihan atau pembukaan jalan baru," kata Sokhiatulo Laia saat berada di lokasi.
Menurut dia, penanganan darurat perlu dilakukan terlebih dahulu untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses keluar-masuk wilayah. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memulihkan aktivitas warga pascabencana.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke jembatan penghubung Desa Hilinawalo Fau dan Desa Bawogosali. Infrastruktur tersebut berada dalam kondisi kritis setelah tergerus luapan air yang menerjang bagian bahu jalan.
Kondisi jembatan yang hampir putus itu turut menjadi perhatian pemerintah daerah. Penanganan diperlukan untuk mencegah kerusakan semakin parah sekaligus menjaga keselamatan masyarakat yang menggunakan akses tersebut.
Kehadiran langsung Bupati di sejumlah titik bencana menjadi bagian dari upaya Pemkab Nias Selatan memastikan kondisi lapangan teridentifikasi secara cepat. Dengan demikian, langkah penanganan dapat disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUTR Kabupaten Nias Selatan.
Pemkab Nias Selatan selanjutnya akan melakukan penanganan terhadap infrastruktur terdampak sesuai kondisi di lapangan. Prioritas diberikan pada pembukaan akses darurat dan pengamanan infrastruktur yang dinilai membahayakan masyarakat. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Sempat Mengular Panjang Kendaraan Besar, ASDP Sebut Ketapang Kini Lancar
9 September 2026
17:34
Hukum & Politik
Temuan Bakteri Berbahaya Sampel MBG, Orang Tua Siswa Murka Saat RDP
9 September 2026
17:33
Hukum & Politik
Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Niat Liput Anak Krakatau
9 September 2026
17:31
Hukum & Politik
Nekat Terobos Jalur Pendakian Ilegal, Pendaki Semeru Hilang Kontak
9 September 2026
17:29
Hukum & Politik
Antrean Panjang BBM Terjadi di Jember, Pemkab Tambah Pasokan
9 September 2026
17:28