Detail Berita
Gus Fawait Terapkan Kebijakan WFH, Antrean BBM Jember Melandai
Pewarta : Redaksi
09 September 2026
16:39
Gus Fawait turun langsung meninjau kondisi di sejumlah SPBU Jember (Foto : Istimewa)
JEMBER, enewsindo.co.id – Pemerintah Kabupaten Jember mengambil langkah taktis untuk menekan mobilitas warga di tengah penanganan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) mengumumkan skema Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi seluruh pelajar.
Dilansir dari unggahan resmi akun Instagram @gusfawait, kebijakan penyesuaian sistem kerja WFH bagi ASN Pemkab Jember diberlakukan mulai Kamis (10/09/2026) hingga Jumat (11/09/2026).
Sementara kegiatan belajar mengajar secara daring untuk seluruh jenjang sekolah dilaksanakan hingga Sabtu (12/09/2026).
Langkah tersebut diambil usai Gus Fawait turun langsung meninjau kondisi di sejumlah SPBU untuk memantau kelancaran pasokan secara langsung.
Gus Fawait menegaskan bahwa pasokan bahan bakar untuk wilayah Kabupaten Jember sebenarnya sudah mendapatkan penyaluran ekstra melebihi kuota harian normal.
"Untuk stok BBM di Jember aman bahkan ditambahi dari kebutuhan sehari hari sebelumnya," tulis Gus Fawait dilansir dari akun Instagram miliknya, Rabu 9 September 2026.
Berdasarkan pantauan di lapangan, gelontoran pasokan tambahan tersebut membuat kepadatan di sejumlah SPBU mulai terurai, dengan kondisi antrean kendaraan yang kini tidak lagi sepanjang hari-hari sebelumnya.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Sumbermanjing Wetan Mulai Mengering, PTPN I Regional 5 Kirim Ribuan Liter Air
10 September 2026
16:00
Hukum & Politik
Banjir Terjang Nias Selatan, Polres Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak
10 September 2026
02:48
Hukum & Politik
Perhutani-Kodim 0822 Bondowoso Kompak Tanam Pohon, Libatkan Pelajar
10 September 2026
02:37
Hukum & Politik
Unibo Buka PKPA Peradi Otto Hasibuan, Pendaftaran Diperpanjang hingga 30 September
9 September 2026
18:16
Hukum & Politik
Sempat Mengular Panjang Kendaraan Besar, ASDP Sebut Ketapang Kini Lancar
9 September 2026
17:34