Detail Berita
Pabrik Plastik di Tangerang Terbakar Hebat, Proses Pemadaman Capai 10 Jam
Pewarta : Redaksi
06 September 2026
17:43
PT Technoplastika Prima Perdana Terbakar (Foto : Istimewa)
TANGERANG, enewsindo.co.id – Amukan si jago merah meratakan area produksi biji plastik milik PT Technoplastika Prima Perdana yang berlokasi di Desa Sentul Jaya, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Minggu 6 September 2026.
Insiden memilukan tersebut berlangsung mencekam lantaran api terus berkobar hingga 10 jam dan menghancurkan tiga fasilitas bangunan utama.
Dikutip dari Monitor Indonesia, keberadaan material plastik yang melimpah serta tingginya kandungan bahan berfluktuasi membuat kobaran api melahap seluruh isi area pabrik dalam waktu singkat.
Satu tim gabungan beranggotakan 75 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang dikerahkan bersama 13 unit mobil pemadam.
Petugas di lapangan sempat dibuat kesulitan oleh terbatasnya ketersediaan air dan tiupan angin kencang yang sempat mengancam kawasan pemukiman warga sekitar.
Komandan Peleton BPBD Kabupaten Tangerang Amirudin menerangkan bahwa nilai kehancuran fisik bangunan terbilang sangat masif, walaupun kalkulasi totalnya masih sebatas perkiraan awal.
"Kalau untuk kerugian yang terdampak besar, tiga bangunan, kurang lebih hanya estimasi ya, dugaan sementara kurang lebih 10 miliar," kata Amirudin di lokasi.
Aparat memastikan musibah ini tidak memakan korban jiwa, sedangkan pemicu utama munculnya percikan api kini berada dalam penanganan penuh jajaran kepolisian. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Unibo Buka PKPA Peradi Otto Hasibuan, Pendaftaran Diperpanjang hingga 30 September
9 September 2026
18:16
Hukum & Politik
Sempat Mengular Panjang Kendaraan Besar, ASDP Sebut Ketapang Kini Lancar
9 September 2026
17:34
Hukum & Politik
Temuan Bakteri Berbahaya Sampel MBG, Orang Tua Siswa Murka Saat RDP
9 September 2026
17:33
Hukum & Politik
Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Niat Liput Anak Krakatau
9 September 2026
17:31
Hukum & Politik
Nekat Terobos Jalur Pendakian Ilegal, Pendaki Semeru Hilang Kontak
9 September 2026
17:29