Detail Berita

Hukum & Politik

Rumah Warga di Panarukan Situbondo Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta

Pewarta : Redaksi

03 Juli 2026

13:35

Petugas pemadam kebakaran bersama warga berupaya memadamkan api yang melalap rumah warga di Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Situbondo. (Foto: Istimewa)

SITUBONDO, enewsindo.co.id - Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah semi permanen milik Hadi Prayitno (57), warga Kampung Paowan, Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Kamis malam (2/7/ 2026), saat rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya menginap di rumah sang anak yang berada tidak jauh dari lokasi. Keputusan tersebut diambil agar ia lebih mudah menjemput istrinya yang bekerja pada shift malam di sebuah pabrik.

Api pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kobaran mulai membesar dari bagian rumah. Teriakan meminta pertolongan segera mengundang perhatian warga lain untuk berdatangan. Mereka berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Tidak lama kemudian, dua unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi hingga api berhasil dipadamkan pada Jumat dini hari.

Akibat kebakaran tersebut, bangunan rumah berukuran sekitar 7 x 4 meter mengalami kerusakan total. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka karena saat kejadian rumah sedang tidak dihuni. Meski demikian, pemilik harus menanggung kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp20 juta. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti munculnya api.

Kepala Pusdalops PB-BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan bahwa pemerintah daerah bersama unsur terkait telah melakukan penanganan awal di lokasi kejadian. "Apabila ada tambahan data atau informasi terbaru sesuai perkembangan di lokasi kejadian, akan ditambahkan dan dilaporkan kembali," ujarnya.

Selain melakukan kaji cepat di lokasi, BPBD Kabupaten Situbondo juga menyiapkan tahapan pengkajian kebutuhan pascabencana (Jitupasna) serta penyaluran bantuan logistik bagi korban terdampak. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah bersama TNI, Polri, perangkat kecamatan, pemerintah desa, Tagana, dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD untuk membantu meringankan beban korban pascakebakaran. (*)


Tags : #fyp #beritajember #kebakaran #infositubondo

Ikuti Kami :

Komentar