Detail Berita

Hukum & Politik

Pemkab Banyuwangi Periksa Kesehatan Hewan Qurban Jelang Idul Adha

Pewarta : Hakim Said

20 Mei 2026

11:41

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi periksa hewan di pasar menjelang Hari raya Idul Adha (Foto : Hakim Said)

BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah lapak penjualan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Pemeriksaan yang dilakukan pada Selasa (19/5/2026) tersebut menyasar 11 lapak penjualan ternak di pusat Kota Banyuwangi dengan mayoritas hewan berupa kambing dan domba.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi Danang Hartanto mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat kurban.

“Jika kondisi hewan tidak sehat, kami akan beri obat dan vitamin. Sementara untuk memastikan usianya sudah satu tahun atau lebih, gigi kambing dipastikan sudah tanggal atau poel,” kata Danang.

Menurut dia, pemeriksaan meliputi pengecekan kondisi fisik ternak, suhu tubuh, hingga pemeriksaan usia hewan melalui kondisi gigi.

Danang menambahkan pengawasan tidak hanya dilakukan di lapak pinggir jalan, tetapi juga akan menyasar pasar hewan dan pedagang musiman yang mulai bermunculan menjelang Idul Adha.

“Terutama mengantisipasi penyakit, agar tidak ditemukan hewan yang sakit di lapak-lapak penjualan. Tim juga akan terus turun ke lapangan, berkeliling ke seluruh lapak, termasuk pedagang musiman,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan seluruh hewan ternak yang diperiksa di lapak pusat kota dalam kondisi layak untuk kurban. Lapak yang lolos pemeriksaan juga diberikan sertifikat sebagai tanda hewan yang dijual telah diperiksa petugas.

Salah seorang pedagang hewan kurban musiman di Jalan MH Thamrin Banyuwangi, Misdi, mengaku penjualan tahun ini mengalami peningkatan dibanding Idul Adha tahun lalu.

“Saya sudah jualan tiga hari. Sehari bisa laku sekitar lima ekor. Kalau tahun lalu, kadang sehari tidak ada. Paling banyak satu-dua ekor,” katanya.

Ia menargetkan penjualan hingga 100 ekor kambing dan domba dengan harga jual mulai Rp2 juta hingga Rp6,5 juta per ekor, tergantung ukuran dan kondisi ternak.

Menurut Misdi, harga hewan kurban saat ini naik sekitar 25 persen dibanding hari biasa, namun pembeli tetap mendapatkan fasilitas penitipan hewan hingga hari pelaksanaan kurban tanpa biaya tambahan.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Banyuwangi Nanang Sugiharto menyebut kebutuhan hewan kurban di Banyuwangi pada Idul Adha tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 3 ribu ekor sapi, 10 ribu ekor kambing, dan 7 ribu ekor domba.

“Untuk populasi, Banyuwangi selalu surplus. Populasi sapi di Banyuwangi sekitar 89 ribu ekor sapi dan 325 ribu ekor kambing-domba,” kata Nanang. (*)

Tags : #Kurban #Idul Adha #PeriksaHewan #Banyuwangi #enewsindo.co.id

Ikuti Kami :

Komentar