Detail Berita
Kades Buncitan Sidoarjo Ditemukan Meninggal di Ruang Kerja, Warga Sidoarjo Terkejut
Pewarta : Redaksi
04 Mei 2026
14:47
Polisi olah TKP di ruang kerja Kades Buncitan usai ditemukan meninggal, Minggu 3 Mei 2026 (foto: istimewa)
SIDOARJO, enewsindo.co.id – Kabar duka menyelimuti warga Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Kepala desa setempat berinisial MJ, 56, ditemukan meninggal dunia di ruang kerjanya pada Minggu (3/5/2026) sore.
Peristiwa tersebut mengejutkan warga dan perangkat desa yang tidak menyangka korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kantor balai desa.
Penemuan jasad korban pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan balai desa, Khosim. Ia mengaku awalnya merasa ada kejanggalan karena suasana kantor desa tampak tidak seperti biasanya. Selain itu, ruang kerja kepala desa terlihat gelap meski hari belum terlalu malam.
“Saya sempat memanggil dari luar, tetapi tidak ada jawaban. Saya kira beliau sedang istirahat,” ujar Khosim saat ditemui di lokasi kejadian.
Rasa curiga semakin kuat ketika Khosim melihat sepeda motor milik korban masih terparkir di depan kantor hingga sore hari. Menurutnya, hal tersebut tidak lazim karena biasanya kendaraan tersebut sudah tidak ada ketika kepala desa pulang dari aktivitasnya.
“Saya curiga karena kendaraan Pak Lurah masih ada. Biasanya kalau sudah pulang tidak ada di sini,” tambahnya.
Karena tidak mendapatkan respons, Khosim kemudian memberanikan diri memeriksa ke dalam ruangan. Saat itulah ia mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada warga sekitar dan perangkat desa, lalu diteruskan kepada pihak kepolisian.
Sejumlah warga yang mendengar kabar tersebut langsung berdatangan ke lokasi. Suasana duka dan keterkejutan menyelimuti area balai desa, mengingat korban dikenal sebagai sosok pemimpin yang aktif dan dekat dengan masyarakat.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui penyebab pasti kematian korban. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Salah satu perangkat desa yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa korban sebelumnya masih menjalankan aktivitas seperti biasa.
“Tidak ada tanda-tanda sakit atau keluhan sebelumnya. Beliau masih bekerja seperti biasa,” ungkapnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait penyebab kematian sebelum hasil pemeriksaan resmi diumumkan. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Posting Buah Naga Berulat Berujung Teror, Guru Madrasah di Asahan Masih Menanti Kepastian Hukum
2 Agustus 2026
21:57
Hukum & Politik
Bupati Nias Selatan Harapkan Turnamen Piala Kemerdekaan Lahirkan Atlet Sepak Bola Berprestasi
2 Agustus 2026
20:21
Hukum & Politik
Lima ABH Spesialis Bobol Ruko dan Sekolah di Banyuwangi Dibekuk Tim Macan Blambangan
2 Agustus 2026
18:39
Ekonomi & Bisnis
Festival JKCI Ke-8 Promosikan Tembakau Jember ke Dunia, Hadirkan Peserta dari Sembilan Negara
2 Agustus 2026
17:15
Ekonomi & Bisnis
Merawat Warisan Tembakau Jember Ketika Sebuah Daun Menyimpan Sejarah, Menghidupi Manusia, dan Menatap Masa Depan
2 Agustus 2026
17:00