Detail Berita
Dugaan Penyelewengan 4.000 Liter Solar Subsidi, Baru Satu Saksi Diperiksa
Pewarta : Redaksi
24 April 2026
15:41
Dugaan penyelewengan solar bersubsidi di SPBU Jalan Teuku Umar, Sumbersari, masih dalam proses penyidikan kepolisian (Foto: Istimewa)
JEMBER, enewsindo.co.id - Penanganan kasus dugaan penyelewengan solar bersubsidi di wilayah Sumbersari hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti, meski telah dilaporkan sejak pertengahan Maret dan naik ke tahap penyidikan.
Kasus ini mencuat setelah David Handoko Seto menemukan indikasi transaksi BBM subsidi dalam jumlah besar di SPBU Jalan Teuku Umar. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum, dikutip dari suaramerdeka.com.
Kuasa hukum pelapor, Mohammad Husni Thamrin, menyebut terdapat dua laporan yang diajukan, yakni dugaan percobaan pembunuhan serta penyimpangan distribusi BBM bersubsidi. Namun, hingga saat ini proses hukum dinilai berjalan lambat dan belum menunjukkan progres signifikan.
“Sejak dilaporkan, belum ada perkembangan berarti dari pihak kepolisian,” ujarnya.
Menurutnya, pemeriksaan sejauh ini baru dilakukan terhadap pelapor, sementara saksi lain belum tersentuh secara maksimal. Pihaknya pun meminta Mabes Polri dan Divisi Propam untuk melakukan supervisi terhadap penanganan perkara tersebut.
Selain itu, dorongan juga disampaikan kepada DPR RI agar turut mengawal kasus yang dinilai memiliki dampak luas. “Kami khawatir barang bukti bisa hilang jika tidak segera ditindaklanjuti,” kata Thamrin.
Dalam inspeksi sebelumnya, ditemukan dugaan pengangkutan solar bersubsidi hingga sekitar 4.000 liter dari SPBU tersebut. Aparat kepolisian juga sempat melakukan penyegelan sementara guna mendalami adanya kejanggalan, termasuk sistem pengawasan yang tidak aktif serta dugaan penyalahgunaan mekanisme distribusi.
Wakapolres Jember, Kompol Ferry Dharmawan, menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan BBM subsidi. “Kami akan tindak tegas para pelaku yang melakukan penyalahgunaan BBM subsidi di Kabupaten Jember,” ujarnya.
Hingga kini, proses penyidikan masih terus berjalan dan aparat kepolisian tengah mengumpulkan keterangan tambahan untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan penyelewengan tersebut.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Perhutani KPH Bondowoso Rotasi Pimpinan, Fokus Perkuat Kinerja Organisasi
8 Juni 2026
23:02
Hukum & Politik
Jalan Rusak di Onolalu Jadi Sorotan, Wabup Nias Selatan Turun Cek
8 Juni 2026
22:51
Hukum & Politik
Kebakaran Gudang Plastik di Gempol Pasuruan Diduga Korsleting Listrik
8 Juni 2026
19:32
Hukum & Politik
Kebocoran Pipa Gas di Babelan Diduga Terkait Pemasangan Pipa BBM
8 Juni 2026
18:22
Hukum & Politik
Bupati Nias Selatan : PPPK Paruh Waktu Jangan Dianaktirikan, Gaji Harus Tepat Waktu
8 Juni 2026
18:07