Detail Berita

Hukum & Politik

Kecelakaan Maut di Jalur Probolinggo–Lumajang, 4 Anggota Keluarga Tewas

Pewarta : Redaksi

20 April 2026

15:20

Petugas mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di jalur Probolinggo–Lumajang yang menewaskan satu keluarga asal Blitar pada 19 april 2026 (Foto: istimewa)

PROBOLINGGO, enewsindo.co.id – Duka mendalam menyelimuti warga Desa Jeblog, Kabupaten Blitar. Empat orang dalam satu keluarga tewas dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan truk trailer di jalur Probolinggo–Lumajang.

Insiden maut itu terjadi di wilayah Desa Malasan Wetan, Kabupaten Probolinggo. Diduga kuat, kecelakaan dipicu truk trailer yang mengalami rem blong saat melaju dari arah Lumajang menuju Probolinggo. Kendaraan besar tersebut tak terkendali dan menghantam sejumlah kendaraan di depannya.

Mobil Toyota Vios yang ditumpangi korban menjadi salah satu yang paling terdampak. Benturan keras membuat kendaraan ringsek parah dan seluruh penumpangnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Keempat korban diketahui merupakan satu keluarga asal Blitar, yakni Sutrisno (60), istrinya T. Sri Budiyatni (60), anak mereka Devica Friskiara (29), serta cucu berusia tiga tahun, Giovano Malik Ibrahim.

“Mereka satu keluarga. Bapak, ibu, anak, dan cucu,” ujar Kepala Desa Jeblog, Arba Hidayatulloh menerangkan pada awak media,  ditemui di lokasi, Minggu (19/4/2026)

Menurut Arba, sebelum kejadian keluarga tersebut baru saja pulang dari Banyuwangi usai menjenguk kerabat yang melahirkan. Namun, perjalanan kembali ke Blitar berakhir tragis di tengah jalan.

“Informasinya habis dari Banyuwangi, mau pulang ke Blitar. Kecelakaan terjadi di Probolinggo,” imbuhnya.

Dalam kecelakaan tersebut, total enam kendaraan terlibat. Selain truk trailer dan mobil korban, ada dua pikap, satu minibus, serta satu truk jenis tractor head. Namun, mobil yang ditumpangi keluarga asal Blitar mengalami kerusakan paling fatal.

Di balik tragedi itu, ada satu anggota keluarga yang selamat. Anak bungsu laki-laki berusia 23 tahun tidak ikut dalam perjalanan karena memilih tinggal di rumah.

“Yang ikut hanya anak perempuan. Satu anak laki-laki di rumah, jadi selamat,” terang Arba.

Jenazah keempat korban telah dipulangkan ke Blitar untuk dimakamkan. Pihak keluarga sepakat memakamkan mereka dalam satu liang lahat. “Supaya keluarga lebih mudah saat ziarah,” katanya.

Sementara itu, suami Devica Friskiara diketahui tidak berada di lokasi karena sedang bekerja di Sulawesi. Hal tersebut disampaikan kerabat korban, Riyanto. “Suaminya kerja di luar pulau, jadi tidak ikut,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Polisi terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian. Tragedi ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan di jalur rawan yang kerap dilalui kendaraan berat. (*)

Tags : #kecelakaanmaut #blitar #beritajember #enewsindo

Ikuti Kami :

Komentar