Detail Berita

Ekonomi & Bisnis

Resmikan 27 SPPG di Lirboyo, Pemkot Kediri Dorong Percepatan Program Gizi

Pewarta : Siddik

16 April 2026

17:29

Wakil Wali Kota Kediri meresmikan SPPG NU dan Business Matching Supply Chain MBG di area Pondok Pesantren Lirboyo (foto : Siddik)

KOTA KEDIRI, enewsindo.co.id - Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin, menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) NU dan kegiatan business matching rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Lirboyo, Selasa, (14/4/2026).

Dalam acara tersebut, diresmikan 27 SPPG TKA PBNU tahap kelima, termasuk SPPG Kota Kediri Mojoroto Lirboyo 3. Selain itu, dilakukan penandatanganan kerja sama layanan perbankan syariah antara Bank Syariah Indonesia dan SPPG Lirboyo.

Qowimuddin mengatakan Pemerintah Kota Kediri menyambut baik kehadiran SPPG. Menurut dia, fasilitas tersebut berperan strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini sebagai bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045.

Ia juga menyinggung meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya makanan bergizi. 

“Ketika ada keluhan terkait menu MBG, itu menunjukkan masyarakat sudah sadar soal gizi. Jika ada yang kurang sesuai, mereka langsung melapor. Ini menjadi perhatian bersama agar kualitas layanan terus ditingkatkan,” ujarnya.

Ketua Umum Nahdlatul Ulama, Yahya Cholil Staquf, mengatakan organisasinya menargetkan pembangunan lebih dari 1.000 titik SPPG untuk mendukung program pemerintah. Hingga kini, lebih dari 250 SPPG telah beroperasi.

Ia menyebut kebutuhan di Lirboyo cukup besar, mengingat jumlah santri mencapai sekitar 52 ribu orang. Untuk itu, diperlukan sekitar 15 hingga 20 SPPG, sementara saat ini baru dua unit yang berjalan.

“Kami akan mendorong percepatan penambahan unit agar bisa memenuhi kebutuhan sekaligus menjadi simpul ketahanan pangan masyarakat,” katanya.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sanjaya, menilai program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi, tetapi juga terhadap perekonomian. Program tersebut menyasar kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan peserta didik, termasuk di lingkungan pesantren.

“Selain peresmian SPPG, kegiatan ini juga diisi dengan business matching dan edukasi literasi keuangan syariah. Saat ini sekitar 1,2 juta orang telah bekerja di SPPG dan penerima manfaat mencapai 62 juta jiwa,” kata Sony.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan itu, antara lain Alissa Wahid, perwakilan OJK Dicky Kartikoyono, serta jajaran PCNU Kota Kediri dan tokoh agama setempat. (*)

Tags : #SPPG #KotaKediri #Qowimnudin #MBG #Lirboyo #GiziAnak #GiziSehat #NU #PBNU #enewsindo

Ikuti Kami :

Komentar