Detail Berita
Galeri Batik Hadir di Banyuwangi, Perkuat Industri Kreatif Lokal
Pewarta : Evelyne
15 April 2026
08:16
Pengunjung melihat koleksi batik khas Banyuwangi di Pusat Batik Banyuwangi yang menampilkan beragam motif tradisional dan modern (foto : Istimewa)
BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Berburu batik khas daerah kini semakin mudah dilakukan di pusat kota. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menghadirkan Pusat Batik Banyuwangi sebagai etalase wastra lokal sekaligus ruang pengembangan industri kreatif berbasis budaya.
Berlokasi di Jalan Ahmad Yani No. 263, tepat di depan kantor Pemkab Banyuwangi, pusat batik ini menawarkan ratusan koleksi kain hingga produk fesyen siap pakai. Beragam motif khas daerah seperti Gadjah Oling, Kangkung Setingkes, Paras Gempal, hingga Kopi Pecah menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.
Tak hanya dari sisi motif, variasi desain yang ditawarkan juga cukup lengkap. Mulai dari gaya tradisional hingga modern, dengan teknik pembuatan beragam seperti batik tulis, lukis, cap, hingga kombinasi.
Wakil Bupati Banyuwangi, , menyampaikan bahwa kehadiran pusat batik ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan para perajin.
“Gedung Pusat Batik ini bukan sekadar bangunan, melainkan simbol komitmen dalam melestarikan budaya dan memperkuat identitas daerah, sekaligus membuka jalan bagi kesejahteraan para perajin batik lokal,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Selama lebih dari satu dekade, Pemkab Banyuwangi secara konsisten mendorong pengembangan batik lokal melalui berbagai program. Mulai dari workshop dan pelatihan bersama kurator nasional, fasilitasi keikutsertaan dalam ajang fesyen, hingga dukungan pemasaran digital dan akses permodalan.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Ekosistem batik Banyuwangi kini semakin berkembang dengan hadirnya banyak perajin, desainer, serta pasar yang kian luas. Bahkan, batik juga telah masuk dalam kurikulum pendidikan vokasi di daerah.
“Terima kasih kepada seluruh perajin batik Banyuwangi yang telah bersama-sama memajukan batik lokal menjadi identitas budaya yang membanggakan,” tambah Mujiono.
Sementara itu, pengelola Pusat Batik Banyuwangi, , menyebut galeri tersebut buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB. Seluruh produk yang dipasarkan telah melalui proses kurasi ketat untuk memastikan kualitas serta nilai filosofinya tetap terjaga.
“Semua batik yang masuk telah dikurasi agar benar-benar mencerminkan budaya Banyuwangi,” ujarnya.
Selain sebagai galeri, Pusat Batik Banyuwangi juga dilengkapi co-working space yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi dan aktivitas kreatif bagi pelaku industri lokal. Ke depan, fasilitas ini diharapkan mampu menjadi pusat kolaborasi dan inovasi bagi pengembangan batik Banyuwangi agar semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Ekonomi & Bisnis
SPBUN Nusantara XII Gelar Workshop Coffee Cupping, Perkuat Kompetensi dan Bentuk Forum Pecinta Kopi
14 Juli 2026
14:52
Hukum & Politik
Kapolres Bondowoso Pererat Sinergi dengan Yonif 514 Kostrad, Perkuat Soliditas TNI-Polri
14 Juli 2026
14:07
Hukum & Politik
Kodim 0822 dan Koramil Jajaran Terima Kunjungan Kapolres Bondowoso, Sinergitas TNI-Polri Makin Solid
14 Juli 2026
13:35
Pendidikan & Teknologi
Sinode BKPN Luncurkan Program Diakonia, Salurkan Kasih untuk Warga Kurang Mampu
14 Juli 2026
13:11
Ekonomi & Bisnis
Pemkab NIas Selatan Tanda Tangani Kerja Sama Dengan STT Pelita Kebenaran Medan
14 Juli 2026
11:52