Detail Berita

Hukum & Politik

Bunga Desaku di Mumbuldari Jadi Wadah Aspirasi, Gus Bupati Tekankan Pemerataan Program

Pewarta : Wahyudiono

06 April 2026

23:25

Bupati Jember Muhammad Fawait saat berinteraksi dengan peserta dalam acara “Bunga Desaku” di Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari (Yud)

JEMBER, enewsindo.co.id - Program “Bunga Desaku” yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember di Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, berlangsung meriah. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh peserta, terutama para RT/RW, kader posyandu, hingga linmas yang menjadi ujung tombak pelayanan di tingkat bawah.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga bentuk apresiasi kepada para pelayan masyarakat sekaligus sarana menyampaikan program pemerintah daerah secara merata.

“Acara ini adalah bentuk penghargaan kepada panjenengan semua, para RT/RW, kader posyandu, dan linmas yang menjadi garda terdepan pelayanan. Kami ingin memastikan seluruh masyarakat mendapatkan informasi yang sama terkait program pemerintah,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Bupati ini, Senin (5/4/2026).

Menurutnya, pemerataan informasi menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Karena itu, kegiatan seperti “Bunga Desaku” akan terus digelar secara berkelanjutan.

Tak hanya sosialisasi, kata Gus Bupati forum ini juga dimanfaatkan sebagai wadah penyerapan aspirasi masyarakat. Berbagai masukan dari peserta dihimpun langsung oleh pemerintah daerah.

“Kami tidak ingin kebijakan hanya dibuat di atas meja. Aspirasi dari RT/RW, kader posyandu, hingga linmas ini akan menjadi dasar dalam menyusun program, termasuk dalam penyusunan APBD dan perubahan APBD,” tegasnya.

Sebagai penutup, Pemkab Jember juga membagikan bantuan sembako kepada peserta. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi sekaligus pengentasan kemiskinan di daerah.

Gus Bupati menambahkan, distribusi belanja daerah hingga ke desa diharapkan mampu menciptakan pemerataan ekonomi dan mendorong pertumbuhan baru di tingkat bawah.

“Dengan belanja daerah yang merata sampai desa dan kecamatan, manfaat APBD bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.

Dari sisi ekonomi, Jember mencatat capaian positif sepanjang 2025. Pertumbuhan ekonomi disebut menjadi yang tertinggi, dengan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) hingga 36 persen tanpa kenaikan pajak.

“Alhamdulillah, PAD kita naik 36 persen tanpa menaikkan pajak. Ini didukung oleh investasi yang masuk hingga Rp2,5 triliun,” ungkapnya.

Ke depan, Pemkab Jember menargetkan daerahnya semakin ramah investasi guna membuka lebih banyak lapangan kerja, menekan angka pengangguran, dan mengurangi kemiskinan.

“Kami ingin Jember menjadi daerah yang nyaman bagi investor, sehingga bisa menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Yud)

Tags : #BupatiJember #MuhammatFawait #BungaDesaku #JemberBangkit #GusBupati #AspirasiWarga #EkonomiTumbuh #JemberMaju #enewsindo

Ikuti Kami :

Komentar