Detail Berita
UNDP Lirik Inovasi Banyuwangi, Peluang Kolaborasi Global Kian Terbuka
Pewarta : Evelyne
01 April 2026
20:00
Bupati Ipuk Fiestiandani (tengah kanan) dengan perwakilan United Nations Development Programme (UNDP) yang dipimpin Sujala Pant (tengah kiri) saat kunjungan ke Pendopo Banyuwangi (Evelyne)
BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menuai pengakuan di level internasional. Kali ini, apresiasi datang dari UNDP, lembaga di bawah naungan yang fokus pada pembangunan berkelanjutan.
Deputy Resident Representative UNDP, hadir bersama tim dari Kementerian Koordinator Pangan dan bertemu dengan Bupati di Pendopo Banyuwangi, Selasa malam (31/3/2026). Pertemuan tersebut tidak sekadar seremoni, melainkan ruang dialog strategis yang mempertemukan visi pembangunan lokal dengan agenda global.
Dalam paparannya, Ipuk menegaskan bahwa Banyuwangi selama ini menempuh pendekatan pembangunan yang terintegrasi. Mulai dari pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, penguatan pertanian organik, hingga pemberdayaan nelayan melalui penguatan kelembagaan.
Bagi UNDP, pendekatan tersebut dinilai relevan dengan prioritas global. Sujala Pant mengungkapkan bahwa Banyuwangi telah lama dikenal sebagai daerah inovatif yang mampu menyinergikan program lokal dengan kebijakan nasional, bahkan internasional.
Pengalaman Banyuwangi dalam transformasi digital, termasuk menjadi pilot project digitalisasi bantuan sosial nasional, menjadi nilai tambah yang jarang dimiliki daerah lain.
“Saya melihat banyak peluang yang sangat berkaitan dengan prioritas UNDP di Banyuwangi, dan sejalan dengan visi Ibu Bupati yang bisa dikembangkan lebih jauh,” ujar Sujala.
Ketertarikan UNDP juga tidak lepas dari rekam jejak Banyuwangi dalam menjalin kemitraan global. Program pengelolaan sampah TPS3R yang melibatkan negara seperti Norwegia dan Uni Emirat Arab, hingga kolaborasi penanganan sampah laut bersama Sungai Watch, menunjukkan kemampuan daerah ini dalam mengorkestrasi berbagai pemangku kepentingan.
Pertemuan ini mencerminkan pergeseran penting, daerah bukan lagi sekadar objek pembangunan, melainkan aktor aktif yang mampu menawarkan solusi bagi tantangan global.
Banyuwangi tampil sebagai contoh bagaimana inovasi berbasis lokal dapat beresonansi dengan agenda internasional seperti pembangunan berkelanjutan, ekonomi hijau, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Ipuk pun menyambut terbuka peluang kolaborasi tersebut. Menurutnya, kemajuan Banyuwangi selama ini tidak lepas dari sinergi lintas sektor, baik dengan pemerintah pusat, swasta, maupun mitra internasional.
“Kami sangat terbuka untuk kolaborasi. Selama ini kami juga terbiasa bekerja sama dengan berbagai pihak dalam menyelesaikan permasalahan daerah,” kata Ipuk.
Ke depan, peluang kerja sama antara Banyuwangi dan UNDP berpotensi memperkuat berbagai program strategis, mulai dari pengembangan sumber daya manusia berkelanjutan, penciptaan peluang ekonomi masyarakat, hingga penguatan ketahanan lingkungan.
Jika terealisasi, kolaborasi ini bukan hanya mengangkat Banyuwangi di panggung global, tetapi juga mempertegas peran daerah sebagai motor inovasi pembangunan. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Ipuk Fiestiandani Pelopori ASN Banyuwangi Hemat Energi Lewat Bersepeda
1 April 2026
21:31
Hukum & Politik
Tanpa Menunggu Laporan, AKP Muktamar Bersihkan Tumpahan Oli di Curahdami
1 April 2026
21:08
Hukum & Politik
UNDP Lirik Inovasi Banyuwangi, Peluang Kolaborasi Global Kian Terbuka
1 April 2026
20:00
Hukum & Politik
Pemkot Kediri Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Target Naikkan Peringkat KLA
1 April 2026
18:02
Pendidikan & Teknologi
Mau Jadi Global Player? Dua Bahasa Ini Jadi Kunci
1 April 2026
16:17