Detail Berita

Hukum & Politik

Pemkot Kediri Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Target Naikkan Peringkat KLA

Pewarta : Siddik

01 April 2026

18:02

Pj sekretaris Daerah kota Kediri Ferry Djatmiko meeting evaluasi mandiri KLA bersama OPD terkait (Siddik)

KOTA KEDIRI, enewsindo.co.id - Pemerintah Kota Kediri mulai mengonsolidasikan langkah strategis dalam upaya meningkatkan kualitas pemenuhan hak anak melalui Kick Off Meeting Evaluasi Mandiri Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2026. 

Pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Bappeda pada Selasa (31/3/2026) ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga penanda dimulainya fase krusial dalam proses evaluasi dan pembenahan lintas sektor.

Dalam forum yang dihadiri organisasi perangkat daerah (OPD) teknis tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kediri, M. Ferry Djatmiko, menegaskan pentingnya kesamaan persepsi antar pemangku kepentingan. Menurutnya, keberhasilan KLA tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan administrasi, melainkan juga soliditas koordinasi serta kejelasan peran masing-masing pihak.

“Forum ini menjadi ruang untuk menyatukan persepsi, menegaskan pembagian peran, sekaligus menyepakati mekanisme kerja agar proses evaluasi berjalan efektif dan terarah,” ujarnya.

Ferry juga menautkan komitmen KLA dengan visi pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong produktivitas sumber daya manusia. Ia menilai, peningkatan kualitas SDM tidak bisa dilepaskan dari upaya menghadirkan pembangunan yang inklusif, termasuk menjamin kesetaraan gender, perlindungan disabilitas, serta penguatan inklusi sosial.

Secara substantif, implementasi KLA di Kota Kediri mengacu pada 24 indikator yang terbagi dalam lima klaster utama. Mulai dari pemenuhan hak sipil dan kebebasan anak, penguatan lingkungan keluarga, peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan, akses pendidikan dan kegiatan budaya, hingga perlindungan khusus bagi anak dalam situasi rentan.

Saat ini, Pemkot Kediri tengah memasuki tahap evaluasi mandiri melalui sistem Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan desk verifikasi per klaster yang dijadwalkan berlangsung pada 6-10 April 2026.

Proses tersebut menuntut peran aktif masing-masing OPD dalam mengumpulkan data serta bukti dukung sesuai klaster yang menjadi tanggung jawabnya. Setelah itu, tahapan finalisasi input data, pengecekan dokumen, hingga persetujuan pengiriman dijadwalkan pada 20-27 April 2026.

Lebih dari sekadar pemenuhan indikator, forum ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif bahwa KLA merupakan kerja bersama. Ferry menekankan, peningkatan peringkat dari kategori Madya menuju Nindya hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang konsisten dan terukur.

“Ini bukan hanya soal penilaian, tetapi bagaimana kita benar-benar menghadirkan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” pungkasnya. (*)


Tags : #Kediri #KLA2026 #KotaLayakAnak #PemkotKediri #AnakTerlindungi #KediriNindya #enewsindo

Ikuti Kami :

Komentar