Detail Berita

Hukum & Politik

Wasev Mabes TNI AD Soroti Dampak Nyata TMMD bagi Masyarakat Desa Gadungan

Pewarta : Siddik

05 Maret 2026

17:30

Kolonel Inf M. Herry Subagyo melakukan kegiatan pengawasan dan evaluasi TMMD di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri (Siddik)

KEDIRI, enewsindo.co.id - Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di wilayah Kodim 0809/Kediri dinilai berjalan sesuai rencana. Penilaian tersebut disampaikan Staf PJU TMMD Mabes TNI AD, Kolonel Inf M. Herry Subagyo, saat melakukan pengawasan dan evaluasi (Wasev) di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Rabu (04/03/2026).

Kunjungan Wasev itu bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari mekanisme kontrol untuk memastikan program lintas sektor tersebut berjalan efektif dan tepat sasaran. Di lapangan, Herry meninjau langsung sejumlah pekerjaan fisik yang menjadi prioritas dalam TMMD tahun ini.

Program TMMD sendiri merupakan wujud kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kediri dan TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0809/Kediri dalam upaya mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Sinergi tersebut menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga melibatkan unsur pertahanan dalam kerangka penguatan ketahanan wilayah.

Pelaksanaan TMMD ke-127 tahun 2026 ini juga berlangsung di tengah momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan tersendiri bagi Satgas TMMD dan masyarakat yang terlibat, terutama dalam menjaga stamina dan konsistensi kerja. Namun, dari hasil evaluasi yang dilakukan, progres pembangunan dinilai tetap berjalan optimal.

Sejumlah sasaran fisik yang menjadi fokus program di antaranya pembangunan sumur bor air minum, sumur bor untuk pengairan sawah, rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu), renovasi rumah ibadah, serta pembangunan jalan tembus yang menghubungkan kawasan permukiman warga. Infrastruktur tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga membuka akses ekonomi dan sosial yang lebih luas.

“Pada kesempatan sore hari ini setelah melaksanakan kegiatan Wasev, kita mendapatkan kesimpulan bahwa kegiatan TMMD ke-127 di Kodim Kediri sudah berjalan dengan baik sesuai dengan rencana waktu yang sudah dibuat,” ujar Herry.

Ia menyebutkan, berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, sebagian besar pekerjaan fisik telah mendekati tahap penyelesaian. Bahkan, progres pembangunan disebut telah mencapai hampir 90 persen.“Dari hasil evaluasi yang kita lihat, apa yang sudah dilakukan oleh Satgas TMMD ini memang hampir 90 persen sudah selesai,” katanya.

Meski demikian, Herry menekankan pentingnya penyelesaian tahap akhir atau finishing agar seluruh sasaran dapat rampung tepat waktu sebelum penutupan program. Ketepatan waktu menjadi indikator penting dalam memastikan efektivitas perencanaan dan pelaksanaan kegiatan.

Lebih jauh, ia berharap berbagai fasilitas yang dibangun melalui TMMD tidak hanya selesai secara administratif, tetapi benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat. 

"Keberadaan sumur bor, perbaikan rumah, hingga akses jalan baru diharapkan mampu mendukung aktivitas sehari-hari warga sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan Kabupaten Kediri," terangnya.

Dengan progres yang hampir tuntas, TMMD ke-127 di Kediri tidak hanya mencerminkan capaian fisik, tetapi juga memperlihatkan model kolaborasi yang menempatkan desa sebagai pusat pembangunan berbasis gotong royong antara TNI dan masyarakat. (*)

Tags : #TMMD127 #TMMD #TNIAD #KodimKediri #Kediri #DesaGadungan #Ramadhan #WasevMabesTNIAD

Ikuti Kami :

Komentar