Detail Berita

Ekonomi & Bisnis

Pemkab Kediri Intensifkan OPM, Kendalikan Inflasi Jelang Idul Fitri 2026

Pewarta : Siddik

05 Maret 2026

13:07

Puluhan Warga mendatangi balai desa Krecek tempat digelarnya Operasi Pasar Murah oleh Disdagin Kabupaten Kediri (Siddik)

KEDIRI, enewsindo.co.id - Kabupaten Kediri gencar menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) sebagai bentuk intervensi untuk menjaga stabilisasi harga dan mengendalikan inflasi selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Kebijakan tersebut ditempuh menyusul tren kenaikan harga sejumlah bahan pokok dalam tiga bulan terakhir. Pemerintah daerah memandang momentum Ramadan sebagai periode krusial yang berpotensi mendorong lonjakan permintaan dan tekanan harga di pasar.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih melalui Analis Perdagangan Hanik menegaskan, pelaksanaan pasar murah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, dalam memfasilitasi kebutuhan masyarakat.

“Seiring kenaikan harga sejumlah bahan pokok dalam tiga bulan terakhir, sesuai arahan Mas Bup, kami harus gencar mengadakan operasi pasar dan pasar murah. Kami bagian dari Satgas Pangan Pemkab Kediri. Apalagi saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri, jangan sampai inflasi tinggi,” ujar Hanik, Rabu (04/03/2026).

Kegiatan OPM yang digelar di Balai Desa Krecek, Kecamatan Badas, disambut antusias ratusan warga. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Menurut Hanik, Disdagin berperan aktif memastikan ketersediaan komoditas serta kelancaran distribusi selama pelaksanaan OPM. Program ini menjadi bagian dari langkah terpadu pengendalian inflasi daerah.

Sejumlah komoditas strategis yang disediakan antara lain beras SPHP seharga Rp57.000 per kemasan (Rp11.400/kg), gula pasir Rp15.000/kg, minyak goreng Minyakita Rp15.500/liter.

Kemudian, telur ayam Rp27.000/kg, bawang merah Rp7.500/250 gram, bawang putih Rp7.500/250 gram, dan cabai rawit Rp5.000/100 gram. Selain itu, tersedia pula aneka produk UMKM dengan harga mulai Rp5.000.

Hanik menjelaskan, Disdagin berperan memastikan ketersediaan stok dan kelancaran distribusi selama pelaksanaan OPM. Program tersebut menjadi bagian dari strategi terpadu pengendalian inflasi daerah melalui sinergi dengan pemerintah desa dan kecamatan.

“Pelaksanaan OPM ini akan dilakukan secara berkelanjutan agar inflasi tetap terkontrol dan daya beli masyarakat terjaga menjelang Idul Fitri. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan baik,” tutupnya.

Secara kebijakan, OPM dinilai sebagai instrumen jangka pendek untuk meredam gejolak harga, sekaligus menjaga daya beli masyarakat pada periode peningkatan konsumsi. (*)






Tags : #PemkabKediri #OperasiPasarMurah #StabilisasiHarga #KendalikanInflasi #Ramadan2026 #JelangIdulFitri #SatgasPangan #DisdaginKediri

Ikuti Kami :

Komentar