Detail Berita

Hukum & Politik

Insiden Gondola di APartemen Surabaya Barat, Satu Pekerja Meninggal

Pewarta : Redaksi

05 Maret 2026

13:11

Petugas mengevakuasi pekerja gondola yang terombang-ambing akibat angin kencang di apartemen Surabaya Barat. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, enewsindo.co.id - Hujan lebat yang disertai angin kencang memicu kecelakaan kerja di Tower D2 Waterplace Residents Surabaya, kawasan Lakarsantri, pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 14.12 WIB. Dua pekerja pembersih kaca yang menggunakan gondola dilaporkan terombang-ambing di ketinggian saat cuaca tiba-tiba memburuk. Akibat insiden tersebut, satu pekerja meninggal dunia sementara satu lainnya berhasil diselamatkan meskipun mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Eddy Suparno (51), warga Tambak Wedi Baru 7/16 Surabaya. Sementara rekannya, Ribut Boediyanto (56), warga Tambak Wedi Baru 8/73 Surabaya, selamat dan langsung mendapatkan penanganan medis. Keduanya diketahui berada dalam satu gondola ketika angin kencang menghantam area gedung, sehingga alat kerja tersebut tidak stabil dan membahayakan keselamatan mereka.

Kabid Pemadam Kebakaran Surabaya, M. Rokhim, menjelaskan bahwa salah satu korban berhasil dievakuasi dalam kondisi sadar sebelum dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. “Jadi yang satu sudah terevakuasi, dibawa ke rumah sakit. Alhamdulillah kondisi masih sadar,” kata Rokhim.

Sementara itu, Ekky Maulana dari Command Center 112 Surabaya menyampaikan bahwa proses penyelamatan sempat mengalami kendala karena gondola terhenti di ketinggian lantai 26. “Menurut informasi, awal mula ada 2 unit gondola yang menggantung dan gondola yang pertama berhasil turun hingga lantai dasar. Namun untuk gondola yang kedua pada saat berada di lantai 26 terhenti tidak bisa turun ke bawah dikarenakan sudah terpontang-panting akibat angin yang kencang disertai hujan lebat,” ujarnya.

Tags : #kecelakaan #surabaya #peristiwa

Ikuti Kami :

Komentar