Detail Berita
Jelang Idul Fitri, Pemkot Kediri Tera Ulang SPBU Se-Kota
Pewarta : Siddik
04 Maret 2026
16:04
Petugas dari Disperdagin kota Kediri mengecek langsung di SPBU Campurejo (Siddik)
KOTA KEDIRI, enewsindo.co.id - Menjelang arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemkot Kediri bergerak cepat. Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri (Disperdagin), pengawasan dan tera ulang dilakukan di seluruh SPBU se-Kota Kediri mulai Senin hingga Rabu (2–4 Maret).
Langkah ini bukan sekadar rutinitas administratif. Ada pesan tegas yang ingin diteguhkan: memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat mengisi bahan bakar, terutama di tengah potensi lonjakan konsumsi selama musim mudik.
Sebanyak 14 SPBU menjadi sasaran pengawasan. Di hari pertama, tim fokus di wilayah Kecamatan Mojoroto dengan menyasar lima SPBU, yakni SPBU Ahmad Dahlan, SPBU Mojoroto, SPBU Raung, SPBU Tamanan, dan SPBU Campurejo.
Kepala Disperdagin Kota Kediri, Moh Ridwan, menjelaskan, pengawasan dipusatkan pada ketepatan takaran di setiap nosel dan selang pengisian. Seluruh produk BBM diuji, mulai dari Pertalite, Pertamax hingga Pertamax Turbo.
“Setiap nosel kami uji tiga kali menggunakan bejana ukur kapasitas 20 liter untuk memastikan ketepatan takaran. Alhamdulillah, hasilnya sesuai takaran. Bahkan kualitas bahan bakar di beberapa SPBU yang diperiksa juga bagus dan sesuai standar,” ujarnya.
Pengujian berulang itu menjadi bagian penting dalam memastikan akurasi. Sebab, di masa menjelang Lebaran, intensitas pengisian BBM meningkat signifikan. Ketepatan takaran menjadi isu sensitif yang kerap memicu keluhan publik di berbagai daerah.
Ridwan menegaskan, apabila ditemukan pelanggaran, pihaknya tidak akan ragu memberikan peringatan serta berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) untuk tindak lanjut sesuai kewenangan.
“Selama ini di SPBU Kota Kediri tidak ada yang menyalahi aturan. Semua sesuai takaran. Selain itu, belum ada laporan masyarakat yang masuk ke Disperdagin terkait ketidaksesuaian takaran,” tegasnya.
Ia memastikan, pengawasan akan dilakukan rutin dan lebih masif, terutama menjelang hari besar keagamaan. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap akurasi takaran dan kualitas BBM yang beredar.
Di sisi lain, pihak SPBU menyambut baik langkah tersebut. Pengawas SPBU Mojoroto, Agung Setiono, menilai pengawasan eksternal justru memperkuat kredibilitas layanan di mata konsumen.
“Dengan adanya pengawasan ini, masyarakat semakin percaya terhadap kualitas dan takaran BBM di SPBU,” katanya.
Agung menambahkan, pihaknya juga rutin melakukan pengawasan internal, terutama di musim penghujan. Setiap distribusi bahan bakar yang datang langsung diuji menggunakan hidrometer, termometer, serta gelas kaca berisi pasta air untuk mendeteksi kemungkinan campuran air.
“Kalau ada campuran air, indikatornya berubah warna. Jadi bisa langsung diketahui,” jelasnya.
Melalui rangkaian pengawasan ini, pemerintah dan pengelola SPBU ingin memastikan satu hal: masyarakat dapat mengisi bahan bakar dengan tenang, tanpa rasa waswas, saat momentum mudik dan arus balik Lebaran tiba. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Balik Gratis Disiapkan, 200 Kursi untuk Arus Balik dari Kediri
4 Maret 2026
16:44
Inflasi Kota Kediri Februari 2026 Capai 0,87 Persen
4 Maret 2026
16:29
Jelang Idul Fitri, Pemkot Kediri Tera Ulang SPBU Se-Kota
4 Maret 2026
16:04
Wali Kota Kediri Apresiasi Bakti Sosial HDCI, 400 Paket Sembako untuk Warga
4 Maret 2026
15:47
Ketika Uang Negara Berakhir di Jamban melalui Program Makan Bergizi Gratis
4 Maret 2026
12:21
Berita Terpopuler