Detail Berita

Hukum & Politik

Jalan Rusak di Jebung Kidul, Politisi PKB Mahfid Minta Pemkab Bondowoso Bertindak

Pewarta : Eko

15 Februari 2026

19:27

Anggota DPRD Kabupaten Bondowoso dari Fraksi PKB Mahfid saat kegiatan reses masa sidang II tahun 2026 di wilayah Dapil III, 15 Februari 2026 (Eko)

BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Melintasi jalan di Desa Jebung Kidul, Kecamatan Tlogosari, terlebih saat hujan turun, menuntut kewaspadaan ekstra. Sepanjang ruas jalan mulai dari pertigaan Pohon Beringin, lubang-lubang menganga menjadi pemandangan yang sulit dihindari.

Aspal terkelupas, genangan air menutup cekungan, dan pengendara sepeda motor kerap kehilangan keseimbangan. Tak sedikit warga yang terjatuh akibat kondisi tersebut.

Kerusakan jalan itu pun menjadi salah satu sorotan dalam agenda reses anggota DPRD Kabupaten Bondowoso dari Fraksi PKB, H. Mahfid, S.Ag, Minggu (15/2/2026).

Dalam pertemuan bersama masyarakat dari sejumlah wilayah di Daerah Pemilihan (Dapil) III, aspirasi yang mengemuka relatif seragam, perbaikan jalan diharapkan segera direalisasikan. Warga menilai kondisi infrastruktur yang rusak telah berlangsung cukup lama dan semakin memburuk saat musim hujan.

Mahfid menjelaskan, berdasarkan aspirasi warga dan pengamatan di lapangan, tingkat kerusakan jalan di wilayah tersebut diperkirakan mencapai 70 hingga 80 persen. Kondisi itu, menurut dia, berdampak langsung terhadap distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, serta mobilitas masyarakat sehari-hari.

“Ketika jalan rusak, dampaknya bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyentuh roda ekonomi warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterbatasan alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) menjadi salah satu kendala pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Lima kecamatan di Dapil III, kata dia, tidak memiliki perusahaan rokok sebagai penyumbang dana cukai, sehingga porsi anggaran relatif terbatas.

Meski demikian, Mahfid menegaskan pembangunan tetap berjalan, meski belum mampu menjawab kebutuhan secara menyeluruh. Perbaikan yang dilakukan selama ini, lanjutnya, masih terbatas pada beberapa titik dengan skala pengerjaan kecil.

Karena itu, ia meminta Pemerintah Kabupaten Bondowoso agar memberi perhatian lebih serius terhadap kondisi Dapil III dan memasukkannya dalam skala prioritas pembangunan daerah.

“Pemerataan harus benar-benar dirasakan. Jangan sampai ada wilayah yang terus berada di posisi tertinggal,” tegasnya.

Reses tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi penajaman program dan penganggaran ke depan, sehingga percepatan pembangunan jalan di wilayah Dapil III dapat segera terwujud dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Tags : #Bondowoso #DPRDBondowoso #PKB #Mahfid #Reses2026 #JalanRusak #DesaJebungKidul #Kecamatan Tlogosari

Ikuti Kami :

Komentar