Detail Berita
Tersesat Lima Hari di Bondowoso, Santri Asal Jogjakarta Dipulangkan Polisi
Pewarta : Evelyne
31 Januari 2026
16:54
Keterangan foto : Jajaran Polsek Tegalampel Polres Bondowoso berbincang dengan Zhiqi Ubaidilah (tengah), santri asal Yogyakarta, sesaat sebelum keberangkatan menuju Yogyakarta di Terminal Bondowoso, 31 Januari 2026 (Evelyne)
BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Seorang santri asal Yogyakarta, Zhiqi Ubaidilah, yang sempat tersesat selama lima hari di Kabupaten Bondowoso setelah kabur Pondok Pesantren akhirnya bisa kembali ke rumah setelah mendapat penanganan dari Polsek Tegalampel Polres Bondowoso.
Peristiwa ini terungkap setelah Polsek Tegalampel menerima laporan warga. Informasi tersebut menyebutkan adanya seorang anak santri yang tidur di salah satu masjid dalam kondisi terlantar. Anak itu mengaku berasal dari Jogjakarta dan tidak mengetahui arah pulang.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Tegalampel AKP Sobingan, S.H., M.H., langsung memerintahkan anggotanya bergerak. Bersama Kanit Binmas Aiptu Doni Susanto, S.H., dan Bintara Polsek Aipda Eris Susanto, petugas mendatangi lokasi dan mengamankan anak tersebut ke Mapolsek Tegalampel.
“Setelah kami amankan, langsung dilakukan pendataan dan koordinasi untuk menghubungi pihak keluarga,” ujar AKP Sobingan.
Polisi kemudian berhasil menghubungi orang tua Zhiqi di Jogjakarta dan memfasilitasi proses penjemputan. Serah terima anak tersebut kepada orang tuanya dilaksanakan pada Sabtu pagi (31/1/2026) di Mapolsek Tegalampel.
Usai serah terima, Zhiqi langsung dibawa pulang oleh ayahnya, Abdullah (58). Petugas Polsek Tegalampel turut mengantar hingga ke Terminal Bondowoso untuk memastikan perjalanan menuju Jogjakarta berjalan aman. Kondisi Zhiqi dilaporkan sehat.
Abdullah mengaku sangat bersyukur atas bantuan kepolisian. Ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polsek Tegalampel yang telah menjaga dan membantu putranya selama berada di Bondowoso.
Kapolsek Tegalampel menegaskan, penanganan anak tersesat ini merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat. “Prioritas kami adalah keselamatan anak dan memastikan ia kembali ke orang tuanya dengan cepat dan selamat,” tegasnya.
Komentar
Berita Terbaru
Pemprov Jatim Percepat Pembangunan Ulang Jembatan Sentong Bondowoso
25 Februari 2026
19:39
Imigrasi Jember Jemput Bola Layani WNA Lewat Rumah Ramah HAM
25 Februari 2026
19:00
DPRD Trenggalek Soroti Penghentian Insentif 971 Kader KB
25 Februari 2026
16:49
DPRD Trenggalek Desak Persiapan Pilkades 2027 Tak Tunggu PP
25 Februari 2026
10:11
Izin Apotek Berbelit, Komisi IV DPRD Trenggalek Panggil OPD Terkait
24 Februari 2026
17:42
Berita Terpopuler