Detail Berita

Hukum & Politik

Tembok Pagar GOR Ambrol, Mobil Dinas Kominfo Jember Terjun ke Sungai

Pewarta : Evelyne

22 Januari 2026

14:54

Keterangan foto : Petugas BPBD Kabupaten Jember bersama relawan memasang terpal di area longsoran di belakang GOR) Kaliwates, Jember, Rabu malam 21 Januari 2026 (Istimewa)

JEMBER, enewsindo.co.id - Tanah longsor terjadi di kawasan Gedung Olahraga (GOR) Serbaguna Kaliwates, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember Rabu (21/1/2026). Peristiwa ini menyebabkan tembok pagar belakang GOR ambrol sepanjang sekitar 22 meter dengan kedalaman mencapai 25 meter. Tak hanya itu, sebuah mobil dinas bernomor polisi P 1273 GP milik Kominfo turut terseret material longsor dan jatuh ke Sungai.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Edi Susilo, menjelaskan longsor dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari. Sehingga sekitar pukul 16.30 WIB, tanah urukan di bagian belakang GOR mengalami pergerakan hingga menyebabkan runtuhnya tembok pagar.

"Curah hujan yang tinggi menjadi pemicu utama. Selain itu, kondisi tanah urukan yang labil serta tidak adanya dinding penahan turut memperbesar risiko terjadinya longsor.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan kerugian material masih dalam pendataan.” ujar Edi Susilo, Kamis (22/1/2026) di Laporan yang diterima Media ini.

Pasca-kejadian, BPBD Kabupaten Jember bersama unsur terkait segera melakukan langkah penanganan darurat. Upaya tersebut meliputi koordinasi lintas instansi, asesmen lapangan, serta evakuasi kendaraan yang terdampak. Proses evakuasi mobil dinas berhasil diselesaikan sekitar pukul 21.00 WIB.

Selain itu, petugas memasang tiga lembar terpal di titik rawan sebagai upaya sementara untuk mengurangi risiko longsor susulan. BPBD juga melakukan dokumentasi dan pemantauan kondisi tanah di sekitar lokasi kejadian.

Menurut Edi, hingga saat ini area belakang GOR Kaliwates masih berpotensi mengalami longsor lanjutan, terutama apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi.

“Kami merekomendasikan penanganan lanjutan secara permanen melalui koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jember, khususnya untuk pembangunan struktur penahan tanah di area terdampak,” kata Edi.

Dalam penanganan longsor tersebut, BPBD Kabupaten Jember melibatkan Kepala BPBD, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, serta Tim Reaksi Cepat (TRC). Penanganan juga didukung oleh Polsek dan Koramil Kaliwates, Dinas Perhubungan, serta sejumlah relawan. BPBD memastikan proses penanganan di lapangan berjalan tanpa kendala berarti.

Tags : #Tanah longsor Jember #Longsor GOR Kaliwates #GOR Kaliwates Jember #BPBD Jember #Bencana alam Jember #Hujan deras Jember #Mobil dinas terseret longsor #Dinas Kominfo Jember

Ikuti Kami :

Komentar