Detail Berita
Perhutani KPH Bondowoso Ikut Tanam 2.000 Pohon di DAS Gunung Sari
Pewarta : Eko
22 Januari 2026
17:48
Keterangan foto : Perwakilan Perhutani KPH Bondowoso bersama jajaran Pemkab Bondowoso, BPBD, TNI/Polri, menyerahkan bibit tanaman kepada pelajar saat kegiatan Penanaman Bersama di Desa Gunung Sari, Kecamatan Maesan, 22 Januari 2026 (Eko)
BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Perum Perhutani KPH Bondowoso turut ambil bagian dalam kegiatan Penanaman Bersama yang digelar BPBD Kabupaten Bondowoso bekerja sama dengan Pemkab Bondowoso, Kamis (22/01/2026). Kegiatan berlangsung di Desa Gunung Sari, Kecamatan Maesan.
Mengusung tema “Mulai Tanam Pohon untuk Investasi Kehidupan”, penanaman difokuskan di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi risiko bencana.
Penanaman pohon ini melibatkan sekitar 250 peserta dari unsur TNI/Polri, seluruh OPD Pemkab Bondowoso, organisasi kemasyarakatan, Pramuka, pelajar, hingga warga setempat. Aksi tersebut menjadi upaya bersama menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ketahanan Daerah Aliran Sungai (DAS).
Acara dibuka Sekretaris Daerah Bondowoso Fathur Rozi. Ia menegaskan, penanaman di kawasan sempadan sungai penting untuk mengendalikan erosi, meningkatkan daya resap air, serta menekan risiko banjir dan longsor. “Keterlibatan semua elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini,” ujarnya.
Administratur Perhutani KPH Bondowoso Misbakul Munir menyatakan, Perhutani mendukung penuh rehabilitasi lahan dan konservasi hutan secara kolaboratif. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan komitmen pengelolaan hutan lestari dan penerapan prinsip good corporate governance.
"Kegiatan penanaman bersama ini merupakan wujud nyata komitmen Perhutani dalam pengelolaan hutan lestari dan berkelanjutan," kata Administratur Perhutani KPH Bondowoso yang akrab disapa Munir ini.
Sementara itu, Kasi Pengelolaan SDH Perhutani KPH Bondowoso Rahmat Sugiarto menjelaskan, penanaman difokuskan pada jenis tanaman keras yang sesuai kondisi lahan dan bernilai konservasi serta ekonomi. “Bibit mahoni dan alpukat dipilih untuk memperkuat tutupan vegetasi dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” katanya.
Kegiatan kali ini, sebanyak 2.000 bibit ditanam di sepanjang aliran sungai Desa Gunung Sari. Penanaman ini diharapkan menjadi langkah awal rehabilitasi lahan kritis dan penguatan fungsi lindung kawasan DAS di Bondowoso.
Komentar
Berita Terbaru
Pemprov Jatim Percepat Pembangunan Ulang Jembatan Sentong Bondowoso
25 Februari 2026
19:39
Imigrasi Jember Jemput Bola Layani WNA Lewat Rumah Ramah HAM
25 Februari 2026
19:00
DPRD Trenggalek Soroti Penghentian Insentif 971 Kader KB
25 Februari 2026
16:49
DPRD Trenggalek Desak Persiapan Pilkades 2027 Tak Tunggu PP
25 Februari 2026
10:11
Izin Apotek Berbelit, Komisi IV DPRD Trenggalek Panggil OPD Terkait
24 Februari 2026
17:42
Berita Terpopuler