Detail Berita
Sambung Silaturahmi di Perantauan, Wong Jonegoro Bondowoso Pererat Kebersamaan
Pewarta : Evelyne
20 Januari 2026
22:23
Keterangan foto : Pengurus dan anggota Paguyuban Wong Jonegoro (Wojo) Bondowoso dan Dandim Bindowoso di Orilla Cafe and Resto,20 Januari 2026 malam (Istimewa)
BONDOWOSO, enewsindo.co.id -Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Orilla Cafe and Resto di Jalan Ahmad Yani, Bondowoso, Selasa malam (20/01/2026).
Di tempat itulah perantau asal Bojonegoro yang menetap dan beraktivitas di Kabupaten Bondowoso menyambung tali silaturahmi dalam sebuah pertemuan sederhana namun sarat makna.
Malam itu, sekat-sekat seolah lenyap. Tidak ada jarak antara pangkat, jabatan, maupun latar belakang profesi. Semua melebur dalam satu ikatan emosional sebagai Wong Jonegoro yang merantau di tanah Tapal Kuda.
Pertemuan semakin istimewa dengan hadirnya Komandan Distrik Militer (Dandim) 0822/Bondowoso, Letkol Inf Prawito, yang juga merupakan putra asli Bojonegoro. Dengan gaya santai dan tutur kata bersahaja, ia langsung menyatu dengan suasana kekeluargaan yang tercipta.
“Marilah kita ciptakan rasa kekeluargaan, kebersamaan, dan rasa memiliki di antara anggota Wong Jonegoro ini. Ternyata Paguyuban Wong Bojonegoro ada juga di Bondowoso, bahkan malam ini anggotanya lebih banyak. Ijinkan saya bisa bergabung dalam paguyuban Wojo ini,” ujar Letkol Inf Prawito disambut senyum dan anggukan para hadirin.
Dikenal sebagai sosok yang gemar ngopi tanpa gula, perwira TNI tersebut tampak menikmati kebersamaan tanpa formalitas. Ia duduk sejajar, berbincang ringan, dan tertawa bersama para anggota paguyuban, menegaskan bahwa persaudaraan tidak mengenal pangkat.
Paguyuban Wong Jonegoro (Wojo) Bondowoso sendiri saat ini menaungi sekitar 35 kepala keluarga. Organisasi kekeluargaan ini diketuai oleh Hastono, dengan pembina Paguyuban H. Supriadi. Meski jauh dari tanah kelahiran, semangat guyub rukun tetap terjaga di antara mereka.
Hastono menyampaikan rasa bangga dan haru atas kehadiran Dandim Bondowoso dalam paguyuban tersebut.
“Selamat datang dan bergabung, Bapak Dandim Bondowoso. Semoga dengan kehadiran Bapak dalam Paguyuban Wojo ini bisa menambah semangat kami dalam menjalin kekeluargaan di Kabupaten Bondowoso,” tuturnya.
Sebagai pengusaha Tape Sukses 66, Hastono menilai kebersamaan ini bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi juga ruang untuk saling menguatkan, berbagi pengalaman, serta menjaga identitas budaya di perantauan.
Malam kian larut, namun kehangatan silaturahmi tak lekang. Dari secangkir kopi hingga obrolan ringan tentang kampung halaman, pertemuan itu menjadi bukti bahwa di mana pun berpijak, Wong Jonegoro tetap satu dalam rasa dan persaudaraan.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Lapas Banyuwangi Potong 12 Hewan Kurban, Warga Binaan Bakal Nyate Bareng
27 Mei 2026
15:22
Hukum & Politik
Sambut Iduladha 1447 H, Polres Nias Selatan Salurkan 8 Ekor Hewan Qurban
27 Mei 2026
15:11
Hukum & Politik
Warga Binaan Lapas Banyuwangi Diajak Petik Hikmah Keikhlasan dalam Salat Idu ladha
27 Mei 2026
15:01
Ekonomi & Bisnis
Manajer Kebun Blawan, Kurban Jadi Momentum Perkuat Solidaritas Sosial
27 Mei 2026
14:56
Ekonomi & Bisnis
PTPN I Regional 5 Kebun Glantangan Serahkan Tiga Kambing Kurban ke Dua Masjid di Idul Adha 2026
27 Mei 2026
14:02